Minggu Tenang

Oleh: Nazar HusainOleh: Nazar Husain

TAK TERASA kita sebagai bangsa Indonesia tinggal menghitung hari melaksanakan perhelatan demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 17 April 2019 mendatang. Sebagai bangsa besar, rakyat akan menentukan arah pemerintahannya dengan wujud harus memilih pemimpin negara yang berkualitas dan pro rakyat.

Kegiatan Pilpres menjadi salah satu bentuk sokongan rakyat dalam bernegara dan berbangsa. Arah dan tujuannya, setiap lima tahun sekali, pelaksanaan itu akan menjadi sejarah bagi bangsa dan negara. Paling tidak torehan coblosan rakyat akan tercatat dalam sejarah untuk memilik pemimpin negara.

Kesempatan itu memang akan berkenan bila rakyat ikut mencoblos pilihannya. Pilihan itu tentu saja sesuai hati nuraninya. Karena bila salah memilih, tentu saja akan merasa menyesal. Benar kata pemimpin negara, memilih pemimpin negara adalah bentuk perwujudan penentuan arah negara dan bangsa.

Kesempatan itu jangan di sia-siakan. Karena perhelatan itu hanya terjadi dalam lima tahun saja. Perhelatan Pilpres 2019 di Indonesia, merupakan pesta demokrasi, yang juga merupakan penciptaan kebersamaan menuju kesejahteraan dan kemakmuran bangsa. Kita, rakyat, tentu saja ikut larut ketika pesta demkorasi itu dilaksanakan dengan jujur, adil.

Pesta demokrasi pada sebuah bangsa merupakan pengejawantahan dari rasa memiliki negara, kemudian melahirkan rasa persaudaraan yang tinggi menuju bangsa yang besar. Kita tahu Indonesia memiliki lima agama, suku dan bahasa berbeda. Bila ini tak sinkron akan menimbulkan konflik-konflik antara bangsa.

Semoga pada perhelatan Pilpres dan Caleg nanti, kita bangsa Indonesia dengan sungguh-sunggu meletakan pilihan yang jitu. Demi bangsa dan negara. Demi kemajuan bangsa dan negara. Demi kita rakyat seluruh Indonesia.***




Baca juga :   Pertarungan Sengit Antara Dua Jagoan

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan