Sambut Bulan Puasa dengan Kedamaian

Oleh: Nazar HusainOleh: Nazar Husain

BEBERAPA hari lagi umat Muslim akan menjalani ibadah puasa. Bulan rahmat dan berkah bagi umat Muslin yang akan menjalaninya. Kegiatan puasa tentu akan dibarengi dengan melakukan ibadah puasa dengan hikmat, dengan menahan lapar. Lapar bagi umat Muslim yang menjalani bukan sesuatu yang sulit tentunya. Tapi dijalankan dengan sebuah hati yang gembira.

Perjalanan puasa selama sebulan penuh, sudah pasti akan membuahkan rasa gembira dengan berbagai makanan pembuka dan makan sahur bersama. Indah memang ketika bulan puasa tiba. Ada rasa berbeda dengan hari lain. Semuanya membuahkan rasa senang di hati. Rasa penuh suka cita, dengan menjalankan puasa yang damai.

Terkait dengan pasca Pemilihan Presiden (Pilpres) yang baru saja dituntaskan. Kini kita akan menyambut bulan berkah dan hikmat. Kini memang diakui ada perseteruan panjang bagi kedua paslon. Suasana kian terasa panas, dengan berbagai polemik panjang tanpa berkesudahan. Kita pun terbawa gejolak itu.

Namun jelang bulan puasa atau Ramadhan. Kita sebaiknya melupakan terlebih dahulu intrik-intrik Pilpres. Kita sambut bulan puasa dengan kedamaian. Kedamaian sesungguhnya bila kita menyadari arti  penting sebuah kenyamanan dan kebahagiaan. Karena bila kita hanyut dengan eforia politik tanpa ujung, kita akan terjebak pada kesulitan.

Maka mari kita umat Muslim menyambut bulan puasa dengan rasa damai, dan tenang. Menjalankan ibadah puasa lebih bagus daripada kita selalu terjebak pada sebuah fatamorgana. Terlihat bagus dari jauh, tetapi ketika mendekati tetap saja tanpa ada perubahan. ***




Baca juga :   Kalbu

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan