Bupati Rudy Pusing Garut Darurat Sampah

Tumpukan sampah di wilayah perkotaan selama bulan Ramadhan terlihan menumpuk dan menimbullkan aroma bau tak sedap menyengat hidung saat warga melintasinya.

Garut, harianpelita.co – Selama satu pekan lebih bulan suci Ramadhan 1440 H, pemandangan yang tak sedap sering dijumpai dengan banyaknya tumpukan sampah di sejumlah ruas jalan di wilayah perkotaan Kota Garut.

Betapa tidak, bau aroma tak sedap akibat sampah yang berserakan di ruas jalan yang selama ini dikeluhkan warga seakan tak pernah mendaoat perhatian khusus dari Pemerintah Daerah sendiri. Atau malah Pemkab Garut merasa tak berdaya dibuat pusing tujuh keliling akibat permasalahan sampah yang tak kunjung bisa diatasi.

Sangat wajar bila sebagian warga masyarakat yang melintasi wilayah perkotaan terutama di pagi hari atau saat ngabuburit terpaksa harus tutup hidung karena tak kuasa menahan bau busuk yang menyengat akibat tumpukan sampah. Tumpukan sampah di sejumlah ruas jalan perkotaan saat ini menjadikan “Garut Darurat Sampah”.

Dinas Lingkungan Hidup dan kebersihan (DLHK) seolah kewalahan menangani darurat sampah yang tidak bisa terangkut oleh kendaraan sampah. Lagu klasik pun sering terdengar, berbagai dalih maupun alasan dari Dinas LHK yakni minimnya angkutan kendaraan truk sampah banyak yang rusak, dari mulai Tempat Penampungan Sementara (TPS) hingga ke Tempat Penampungan Akhir (TPA) di Pasir Bajing tidak bisa dilalui sejumlah truk kendaraan sampah akibat jalan yang rusak parah menuju lokasi TPA yang sudah melebihi kapasitas daya tampung sampah di Kabupaten Garut.

Tak heran, aksi saling tuding antar dinas terkait pun kini mengemuka, baik Dinas LHK, Dinas PUPR, UPT TPA Pasirbajing mauou dari lingkungan Setda Garut. Mereka lebih memilih berdalih argumentasi bagaimana cara jitu tangani soal darurat sampah di garut. Dibanding bergerak cepat angkut sampah yang jelas sudah banyak dikeluhkan dan merasa jengkel sebagian warga masyarakat dengan lambannya kinerja Pemkab Garut dalam menangani sampah saat ini.

Baca juga :   Warga Blanakan Laporkan Panwascam Ke Bawaslu

Darurat sampah Garut khususnya di sejumlah ruas wilayah perkotaan selama bulan Ramadhan membuat Bupati Garut Rudy Gunawan pusing dan tak perdaya bahkan merasa geram atas kondisi seperti saat ini.

Untuk membuktikan kondisi Garut Darurat Sampah, Bupati Rudy Gunawan melihat secara langsung sejumlah ruas jalan yang ada tumpukan sampah termasuk menyatroni kawasan TPA Pasirbajing yang sudah over kapasitas daya tampung, Senin (12/5/2019) lalu.

Bupati Rudy akhirnya mengakui bahwa saat ini kondisi Garut Darurat Sampah dan dirinya menyerukan kepada instansi terkait diberikan tenggat waktu satu pekan untuk menuntaskan sampah yang dikeluhkan warga selama ini terutama di perkotaan. “Tumpukan sampah di wilayah perkotaan sudah sangat luar biasa, Garut saat ini darurat sampah,” kata Rudy.

Rudy menegaskan, usai meninjau langsung kondisi TPA Pasirbajing bersama Dinas LHK, PUPR dan Satpol PP bahwa diakuinya kondisi TPA Pasirbajing sudah tldak bisa menampung sampah yang sudah menggunung dan cukup memprihatinkan. “Tumpukan sampahnya sudah menggunung ditambah lagi akses jalan menuju lokasi TPA rusak parah dan sulit dilalui oleh kendaraan,” paparnya.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Rudy meminta kepada instansi terkait untuk segera menyelesaikan penanganan sampah diperkotaan harus segera terangkut dan bersih dari tumpakan. Serta akses jalan dan angkutan armada kendaraan sampah mampu diselesaikan.

“Sampah yang selama ini berserakan diwilayah kota harus segera diangkut, dan saya jamin selama satu pekan bisa terangkut okeh kendaarn truk sampah,” kilah Rudy.

Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga masyarakat Garut yang selama ini banyak terganggu serta ketidaknyamanan bau busuk yang menyengat oleh tumpukan sampah.

“Saya sidah perintahkan instansi terkait sehingga ke depan Garut bisa bersih kembali dan pemerintah daerah saat ini berupaya untuk memperbaiki akses jalan menuju lokasi TPA,” pungkas Rudy. (yoes)

Baca juga :   Pemkot Ternate Bangun Dermaga Rempah




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan