Rencana Revitalisasi Alun-alun, Pemkot Bongkar Tugu Garuda

Tugu Patung Garuda (Landmark) yang terletak di kawasan Alun-alun Kota Tegal, saat akan dirobohkan/dibongkar, Kamis (16/5/2019).

Tegal, harianpelita.co – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Tegal, robohkan (bongkar) Tugu Patung Garuda di kawasan Alun-alun Kota Tegal, Kamis (16/5/2019), kemarin. Hal itu dilakukan menyusul rencana revitalisasi Alun-alun Kota Tegal.

Kepala Disperkim Kota Tegal, Eko Setyawan mengatakan, pembongkaran Tugu Patung Garuda tersebut sebagai dampak revitalisasi kawasan alun-alun Kota Tegal. Menurutnya, pasca pembongkaran selanjutnya akan dibangun taman bunga di kawasan lapangan alun-alun..

Selain itu, masih kata Eko, di kawasan sepanjang Jalan Pancasila juga rencananya akan bebas pedagang kaki lima (PKL) sebagai upaya menata kembali wajah kota.

“Selesai dibongkar akan dibangun kembali dengan model serupa, tapi di ujung sebelah timur Jalan Pancasila atau bergeser sekitar seratusan meter,” ujar Eko.

Sementara, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, sebelumnya saat meninjau Alun-alun Kota Tegal, mengatakan, di timur lapangan alun-alun atau di sepanjang Jalan Pancasila supaya bisa dimanfaatkan untuk bermacam kegiatan, baik kegiatan pemerintah, maupun masyarakat dan pihak swasta.

‘’Setelah dilakukan revitalisasi, nanti bisa untuk tempat acara, baik keagamaan, pagelaran musik, konser, maupun event otomotif dan sebagainya,’’ ungkap Dedy.

Sementara, lanjut Dedy, di lapangan alun-alun, rencananya akan dijadikan tempat rekreasi warga. Lapangan nanti rumputnya akan diganti dengan rumput sintetis, serta beberapa sisinya ditanam bermacam jenis bunga untuk penghijauan.

“Hal itu, supaya menarik perhatian masyarakat Kota Tegal dan mampu menarik perhatian masyarakat luar Kota Tegal untuk datang menikmati keindahan Kota Tegal,” pungkasnya.

Sisi lain, seorang aktivis Kota Tegal, Udin Amuk mengatakan, berdirinya Tugu Patung Garuda (Pancasila) bukan berarti tiba-tiba dibangun, namun penuh pertimbangan dan kajian, sehingga filosofinya didapat.

Menurutnya, patung Garuda menghadap ke Masjid Agung Kota Tegal, itu melambangkan Ketuhanan. Jadi masyarakat yang keluar dari stasiun Kota Tegal itu akan menatap Burung Garuda yang di dadanya ada Sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan mencengkram pita bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika.

Baca juga :   Pendamping PKH Dapat Bantuan 231 Gawai Pintar dari Pemkab Tegal

“Kami hanya khawatir, dengan dirobohkannya (bongkar) Tugu Patung Garuda tersebut, bakal terjadi sesuatu pada pemerintah sekarang ini. Kami hanya bisa berdoa, semoga tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” ungkapnya.(her)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan