Pakai Uang Dana Desa, Kades Mekarwangi Diduga Beli Mobil Bodong

Ilustrasi mobil desa

Garut, harianpelita.co – Sas-sus adanya dugaan pembelian kendaraan roda empat yang tidak memiliki surat-surat alias bodong oleh Kepala Desa Mekarwangi Kecamatan Cihurip Kabupaten Garut belum lama ini menjadi perhatian khusus anggota DPRD Garut

Pasalnya, pihak Pemerintah Desa Mekarwangi dinilai telah menyalahgunakan kewenangan serta terjadi dugaan penyimpangan anggaran Desa atas pembelian kendaraan mobil tanpa memiliki surat surat lengkap alias bodong. Dimana pembelian mobil bodong tersebut memakai anggaran Dana Desa dari pemerintah pusat yang diterima oleh pihak pemerintah desa.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Garut, Alit Suherman menyatakan pihaknya mendapatkan laporan adanya pembelian kendaraan roda empat yang tidak memiliki surat-surat alias bodong. Dimana untuk pembelian kendaraan tersebut bersumber dari Dana Desa (DD). Selain itu, DPRD juga menemukan adanya dugaan penyimpangan anggaran untuk kepentingan pribadi. Hal tersebut terjadi di desa yang ada di Kecamatan Cihurip.

“Kami telah mendapat laporan dari masyarakat termasuk dari awak media soal adanya dugaan penyimpangan atas pemeblian mobil bodong oleh kepala desa di kecamatan Cihurip,” kata Alit Selasa (28/5/2019)

Menurut Alit, kita aka telusuri soal kasus tersebut apabila pembelian kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat alias bodong untuk keiatan operasional pemerintah desa, jelas telah melanggar aturan tentang pengelola keuangan pemerintahan termasuk bertentangan dengan hukum pidana.

“Dalam pasal 480 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penadahan hal itu sudah diatur dengan jelas. Apalagi pembeliannya menggunakan anggaran negara,” ucapnya.

Oleh karena itu, ujar Alit, akan memanggil pihak Kecamatan Cihurip dan pihak DPMPD Kabupaten Garut, termasuk Komisi A akan akan melakukan investigasi secara langsung ke lapangan atas persoalan yang terjadi di Desa Mekarwangi tersebut.

“Kamu kaget, kenapa membeli kendaraan roda empat tersebut mesti bodong, apalagi aplikasinya sedang di-leasing. Seharusnya kan beli lunas jadi lengkap dengan BPKB-nya,” cetusnya. (yoes)

Baca juga :   Hari Anak Nasional 2018, Kabupaten Garut Raih Dua Penghargaan




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan