Soal Tugu Selamat Datang, DPD Laskar Indonesia Soroti Anggaran

Tulisan Selamat Datang di Kota Dodol di Tugu Adipura Bundaran alun-alun Tarogong.

Garut, harianpelita.co – Revitalisasi pembangunan taman dan tugu terkait pembangunan tugu tulisan Selamat Datang di Kota Dodol yang ramai diperbincangkan, DPD Laskar Indonesia Kabupaten Garut menyoroti sisi penganggaran dan ikon atau brand yang ingin didapatkan oleh Pemkab Garut.

Pasalnya, dari mulai perencanaan dan sumber anggaran atas pembangunan tugu itu, DPD Laskar Indonesia berpendapat sumber anggarannya harusnya bukan hanya dari APBD saja, namun pihak swasta pengusaha dodol ikut menyumbang pendanaannya.

“Alangkah baiknya pihak swasta sebagai pengusaha dodol yang membiayai lepas dari APBD. Ikon dan brand tugu tersebut, di samping kebanggaan masyarakat Garut tapi yang lebih diuntungkan, maaf secara brand dan ikon ya pengusaha dodol Garut. Jadi seharusnya dalam segi pembiayaan penganggaran ini harusnya matang bukan bersumber dari APBD, ” kata Dudi Supriadi selaku Ketua Laskar, Senin (10/6/2019).

Menurut Dudi, jika saja dari mulai perencanaannya secara matang, seharusnya pembangunan monumen atau tugu itu bersumber dari pihak swasta. “Makanya, seberapa pun besaran penganggar ini harus transparan dan kalaupun belum melibatkan sumber pendanaan murni dari swasta,” cetusnya.

Sehingga, kedepan Pemkab Garut harus menjadi bahan evaluasi dan masukan agar ketika pembangunan itu selesai tidak berdampak menjadi sorotan dan perbincangan ramai di media sosial. Sedangkan hal-hal mengenai pembangunan apapun hanya bisa menggunakan APBD. Padahal perlu terobosan sumber penganggaran yang mana bisa bersumber dari swasta.

Secara ikon dan brand itu hanya tugu dan tidak lebih dari tugu. Apabila Pemkab Garut ingin dijuluki kota dodol maka penilaiannya adalah kondisional. Apa yang dinilai oleh orang dan masyarakat dalam dan luar terkait brand dodol tersebut adalah sesuai yang ditangkap oleh orang atau masyarakat luar dan dalam Garut yang akan menjuluki kota Garut hari ini.

Baca juga :   Hermanto, Caleg Nasdem: Pariwisata di Blitar Harus Sinergis antara Kota dan Kabupaten

“Tidak usah kampanye lewat tugu kalau ingin ikon dodol melekat pada Garut. Orang luar pun sudah menilai Garut sebagai kota dodol. Tapi kalau untuk menciptakan imej supaya dodol melekat dengan Garut ini tidak salah juga, toh terkait julukan kota adalah kondisional kota tersebut  Beda dengan visi yang merubah kondisi,” pungkas Dudi (yoes)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan