Film Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi Siap Tayang 18 Juli di Bioskop

Pemberian nasi tumpeng kepada pemeran utama film Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi, Mathias Muchus dan Elvira Devina pada Press Screening dan Press Conference film Dilarang Menyanyi di kawasan Epicentrum Jakarta, Jumat (12/7)

Geliat perfilman Indonesia semakin hari semakin menarik. Sineas-sineas sudah mulai terstimulasi untuk mengeksplor karya-karya mereka tanpa takut terbentur pada ramuan khas box office yang diinginkan pasar. Berbagai genre-genre baru selain horror terus bermunculan. Kualitas film & cerita pun terus meningkat.

Penikmat film Indonesia kini ibaratnya tidak perlu khawatir dengan sajian monoton di bioskop-bioskop. Salah satunya adalah film produksi Himaya Studio berjudul Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi (DMDM) garapan John de Rantau yang akan segera rilis di minggu depan, 18 Juli 2019.

Film DMDM ini berangkat dari sebuah cerpen terkenal milik Seno Gumira Ajidarma yang terkenal dan ceritanya amat berkesan bagi masyarakat. Cerpen ini sempat mencuat karena kisahnya yang mewakili zamannya pada saat itu di era 90-an. Cerita ini berkisah tentang Sophie, gadis cantik yang tetiba “berada” di sebuah Kampung Lapak yang dihuni oleh orang-orang yang bertolak belakang dengan sosoknya.

Pemukiman berhimpit yang dihuni oleh multi etnis dari berbagai latar belakang ini, seolah kehadiran sosok “dari luar angkasa” yang tetiba mengobrak-abrik hidup mereka, terutama kaum wanita di kampung Lapak.

Kehadiran Sophie yang membutuhkan studi langsung untuk menyelesaikan thesis nya ini rupanya menjadi sumber petaka bagi gerombolan istri. Sosok Sophie yang aduhai adalah “selingan” segar bagi para suami dan laki-laki baik tua maupun muda.

Sayangnya di antara mereka mungkin ada yang kebablasan, mungkin juga tidak, tetapi Sophie sudah keburu menjadi kambing hitam warga. Kehadirannya seketika membuahkan peperangan asumsi yang mana bumbu-bumbu negatif lebih mendominasi situasi.

Himaya Studio amat jeli untuk mengangkat kembali karya Seno Gumira Ajidarma ini ke dalam film di era millenial. Era di mana asumsi masih sering menjadi senjata peperangan baik di dunia nyata maupun dunia maya. Dalam iklim digital biasanya kabar-kabar beraroma asumsi yang belum terbukti faktanya ini dikenal dengan hoax. Kehebohan warga akan kehadiran Sophie membuat hidup mereka gunjang-ganjing dan nyaris berubah 180 derajat.

Baca juga :   Baznas Bangun Crisis Center Bantu Krisis Maluku

Film ini seolah menjadi cermin akan kebiasaan masyarakat kita yang suka menyalahkan atau mengkambinghitamkan sosok baru di dalam lingkungan atas masalah yang dia alami dalam hidupnya. Komedi satir diramu sangat apik dan menggelitik oleh sutradara John de Rantau.

Selain memiliki komposisi cerita yang kuat, tokoh-tokoh di film ini pun diperankan oleh sederet artis senior seperti Mathias Muchus, Yurike Prastika, Yan Widjaya, Inggrid Widjanarko, Anna Tarigan, Ricki Malau, wan Gardiawan, Anne J.Cotto, Anisa Sheban, J. Sebastian dan masih banyak lagi. Sementara itu, sosok Sophie diperankan oleh mantan finalis putri Indonesia 2014, Elvira Devina.

Elvira Devina merasa bangga dipercaya memainkan karakter sophie yang kuat dan berkelas. Apalagi debut kemunculannya didampingi oleh artis-artis senior lainnya. Film Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi akan ditayangkan secara serentak di seluruh Indonesia mulai tanggal 18 Juli 2019.

Sepertinya harapan film Indonesia akan menjadi tuan rumah di negerinya sendiri sudah bukan hayalan semata. Hal ini terbukti dari seringnya film-film apik dan bergenre baru masuk dalam jajaran film box office Indonesia. Bravo untuk Film Indonesia dengan segenap sineas dan para penikmatnya. (*)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan