Pemkab Garut Gelontorkan Rp 700 Juta untuk Transportasi Jemaah Haji

Bupati Garut Rudy Gunawan melepas sebanyak 404 Calon Jemaah Haji (Calhaj) asal Kabupaten Garut kloter pertama atau kloter 14 dan 6 petugas haji dengan dengan menggunakan 10 bus pariwisata, di tambah satu bus cadangan dari halaman pendopo Garut, Selasa (9/07/2019) sore lalu.

Garut, harianpelita.co- Selama musim haji tahun 2019 ini Pemkab Garut telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp. 700 juta untuk ongkos transportasi serta konsumsi perjalanan para calon jemaah Haji (Calhaj) asal Kabupaten Garut dari Garut menuju Embarkasi Jakarta-Bekasi.

Bupati Garut Rudy Gunawan memastikan jemaah haji tidak akan dikenai pungutan apapun khususnya untuk ongkos transportasi serta konsumsi perjalanan karena pemerintah kabupaten (pemkab) sudah mengalokasikan anggaran untuk keperluan tersebut.

“Biaya sudah ada, enggak ada diminta, enggak akan ada itu,” kata Rudy, Senin (15/7/2019) lalu.

Rudy menuturkan, Pemerintah Kabupaten Garut menyediakan dana Rp700 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pengangkutan jemaah haji dari Pendopo Garut ke Embarkasi Jakarta-Bekasi dan sebaliknya. “Itu sudah dikucurkan untuk bus, dan untuk makan para Calon Jamaah haji,” katanya.

Bupati menjelaskan, jemaah haji Garut terdiri atas 1.930 calon haji dan 15 petugas pendamping. Mereka terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter). “Sekarang jumlah jamaah bertambah 300 orang, kalau tahun kemarin 1.600-an orang,” ujarnya.

Seperti diketahui, keberangkatan Calhaj Kabupaten Garut terbagi dalam 5 kloter penerbangan. Dua kloter Calon jamaah haji asal Garut sudah diberangkatkan menuju Tanah Suci pada 9 Juli dan 14 Juli 2019. Sedangkan, tiga kloter lainnya dijadwalkan berangkat pada 21 dan 22 Juli, serta 30 Juli 2019 mendatang. (yoes)




Baca juga :   Bupati Ruhimat Akan Gelar Tes Urin Seluruh ASN dan Anggota DPRD Subang

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan