Gandeng BNI, YPIB Gelar “Remaja Putri Kreatif 2019″

Dari kiri: Nina Marlisa, Ketua YPIB Burlini Hakim dan Ketua Panitia Remaja Putri Kreatif 2019 Rumia Theresiana P saat konferensi pers pra pagelaran event Remaja Putri Kreatif 2019 di Menara BNI Pejompongan, Jakarta, Kamis (22/08) di Jakarta

Sebentar lagi Indonesia memasuki tahun penting datangnya puncak bonus demografi, yakni antara tahun 2020 — 2030. Disebut “bonus” karena 70 persen penduduk berada di usia produktif. Terkait hal tersebut, Pemerintah harus segera menata elemen-elemen penting jika ingin menikmati bonus demografi.

Pertama, mencermati perubahan struktur penduduk. Kedua, menjaga kesehatan ibu dan anak. Ketiga, investasi bidang pendidikan. Keempat, kebijakan ekonomi untuk menciptakan lapangan kerja. Kelima, good governance serta prosedur tentang investasi. Terakhir, pertumbuhan ekonomi yang dapat diindikasikan dengan jumlah produksi yang lebih besar terhadap tingkat konsumsi.

Menyikapi poin ketiga yakni tentang investasi pendidikan, Yayasan Putik Indonesia Berkarya (YPIB) berupaya mendorong remaja, khususnya remaja puteri, menggelar kegiatan bertajuk “ Remaja Putri Kreatif 2019 bersama BNI” pada Minggu, 25 Agustus 2019 bertempat di South Quarter Dome, Jl. RA Kartini Kav 8, Cilandak Barat Jakarta Selatan. Adapun kegiatan berisi acara talkshow, pelatihan, dan lomba-lomba.

“Kami Yayasan Putik Indonesia Berkarya (YPIB) yang memiliki misi memberdayakan perempuan Indonesia agar memiliki pendidikan dan ketrampilan dalam rangka mendidik penerus bangsa yang berkualitas.” ujar Rumia Theresiana P selaku Ketua Panitia Remaja Putri Kreatif 2019 pada konferensi pers di Menara BNI Pejompongan Jakarta, Kamis (22/8).

Turut mendampingi Rumia Theresiana P, Ketua YPIB yang sekaligus merangkap penanggung jawab dari acara Remaja Putri Kreatif 2019 Burlini Hakim, anggota dari sponshorship (Bank BNI) Nina Marlisa.

Tidak sekedar mengetengahkan hiburan semata, namun juga memberikan kesempatan bagi para remaja untuk mengikuti Talkshow bertema ‘Ekonomi Kreatif’, sehingga dapat membuka wawasan baru bagi mereka, mengikuti beberapa pelatihan ketrampilan untuk merangsang kreativitas dan kinerja mereka.

Selain itu juga diadakan beberapa jenis lomba kekinian yang mengandung nilai apresiasi Budaya Nusantara. Talkshow akan mengetengahkan dua tema menarik yaitu pertama Ekonomi Kreatif, dimana di dalamnya akan dibahas tentang 1 Save The Earth: Vetiver dan Permaculture, 2. Daur ulang: Edukasi Ketrampilan Remaja dan 3) Layanan Kesehatan Online. Kedua yakni Youth Beauty, yang akan menampilkan Tata Rias dan Tata Busana untuk remaja putri.

Baca juga :   Baznas Raih Anugerah Syariah Republika Award 2018

“Kami berharap kegiatan yang kami adakan ini mendapatkan respon yang positif dan memberikan wawasan dan pengalaman baru yang menginspirasi remaja untuk meraih masa depan gemilang.” pungkas Mia, nama akrab dari Rumia yang mahir bermain piano ini.

Sementara Burlini Hakim mengatakan, YPIB adalah yayasan yang didirikan oleh komunitas Finalis Putri Remaja Indonesia dari 1975 sampai dengan 1988, dipilih dari Sabang sampai Merauke. “Kami bangga pernah menjadi bagian dari Kontes Putri Remaja yang diselenggarakan oleh Majalah Gadis, sebuah media cetak khusus remaja yg ternama, pimpinan Ibu Pia Alisjahbana.” tutur Burlini.

“Pada event hari Minggu nanti, kami mendorong kegiatan remaja, terutama remaja putri, dalam mengembangkan diri melalui kegiatan-kegiatan positif yang kami laksanakan menuju wanita karir, memperkecil tingkat pengangguran ” pungkasnya. (dwa).




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan