Menteri dan Kegaduhan

BELAKANGAN  ini yang membuat kegaduhan di tengah masyarakat sebenarnya datang dari menteri. Ini tak bisa lagi dibantah. Karena setelah keluar pernyataan radikalisme, cadar dan celana cingkrang (buntung) malah menimbulkan kegaduhan yang meluas.

Justru itu pernyataan yang sangat menyakitkan bagi masyarakat di tengah kesulitan ekonomi. Bahkan nyaris mengadu domba dan memanaskan suasana yang kita harapkan damai dan aman.

Tapi Menteri Agama justru memperuncing susana ketika meletupakan pernyataan radikalisme, cadar dan celana cingkrang.

Seharusnya seorang menteri, menteri apa saja, wajib memberikan rasa nyaman di tengah masyarakat yang saat ini merasakan kesulitan ekonomi. Dengan memberikan pernyataan yang santun, sopan dan bijaksana di tengah masyarakat.

Sehingga bukan saja dari pernyataan radikalisme, cadar dan celana cingkrang tetapi kini muncul sejumlah fitnah yang meruncing ditujukan kepada kepala daerah dan seorang Novel Baswedan yang katanya cacat mata itu karena hasil rekayasa.

Inikan pernyataan dan tuduhan yang menjurus fitnah dan menyakitkan rasa kemanusiaan

Masyarakat saat ini hanya ingin mendengarkan bagaimana ekonomi masyarakat (rakyat) ditingkatkan dan disejahterakan agar perekonomian rakyat kian merata.

Karena kebutuhan pokok rakyat saat ini semakin mencekik leher mereka akibat semua kebutuhannya semakin tinggi nilainya. Belum lagi BPJS yang akan naik 100 persen tahun depan. Listrik, gas, pajak, bahan pokok, pendidikan tak bisa lagi dibendung kenaikannya tahun depan. Meskipun tahun ini sudah terasa kenaikannya yang tak bisa dibendung lagi.

Seharusnya juga para menteri diharapkan jangan lagi memunculkan pernyataan yang membuat kegaduhan ditengah masyarakat. Tetapi seorang menteri bekerja untuk menata kembali perekonomian masyarakat.

Paling tidak seorang menteri jangan lagi mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang menyakitkan dan meresahkan masyarakat.

Kasihan. Kita mendengarnya. Karena akan menyinggung perasaan umat. (****)




Baca juga :   Abu Jahal

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan