Ketua PGRI Berharap Pejabat Kadisdikbud yang Baru Bisa Mencintai Dunia Pendidikan dan Guru

Ketua PGRI Subang H.E.Kusdinar.

Subang, HarianPelita.co – Ketua PGRI Kabupaten Subang Drs.H.E Kusdinar yang saat ini masih menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang akan berakhir jabatannya dua bulan lagi karena memasuki purna tugas (pensiun).

Kadisdikbud Kusdinar berharap orang yang akan menggantikan posisinya mendatang bisa mencintai dunia pendidikan dan mencintai semua guru yang ada di Kabipaten Subang.

“Saya dari organisasi guru dan tetap masih Ketua PGRI Kabupaten Subang tentunya menaruh harapan untuk Kadisdik mendatang itu yang harus mencintai pendidikan. hatinya juga mencintai guru. Itu aja. Soalnya kalau misalnya dipimpin orang yang tidak mencintai guru ini akan tidak  nyambung dengan program-program guru dengan program-program pendidikan,” kata Kusdinar di ruang kerjanya, Senin (18/11/2019).

Masih menurut Kusdinar, “Apapun yang terjadi bahwa pendidikan ini ke depan harus lebih maju dan tantangan kedepan lebih maju. Saya pikir lebih berat di era milenial dan revolusi four point zero ini, jadi harus benar-benar bahwa guru kedepan itu guru yang harus menguasai pendidikan.”

Apa yang kira-kira harus disiapkan untuk kader yang akan mengisi posisi sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Kabupaten Subang, menurut Kusdinar adalah bisa memperbaiki kekurangan-kekurangan yang selama masa kepemimpinannya dan kelebihannya harus dilanjutkan bahkan harus dioptimalkan.

Mengenai masalah basic atau latar belakang pendidikan menurutnya memang sangatlah penting. Apalagi ditunjang dengan pengalaman yang cukup mumpuni misal telah ditugaskan di beberapa OPD, karena itu merupakan penunjang juga sangat penting. “Mengenai inovasi, kreativitas itu akan datang sendirinya yang dari pendidikan formal maupun dari pengalaman kerja,” pungkasnya.

Sementara  Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Subang melalui Kepala Bidang Rotasi Mutasi dan Promosi Doan Pahlevi, mengatakan bahwa untuk mengisi kekosongan 9 pejabat eselon II telah diumumkan hingga batas akhir pendaftaran yang ditentukan adalah 18 November 2019.

Baca juga :   PSI Lebak Bina 200 "Paguron"

Menurut Doan Pahlevi, hingga jam 15.15 WIB cukup lumayan banyak yang menyerahkan berkas hingga berjumlah 38 orang pejabat eselon III yang di open bidding-kan. Namun pihaknya belum bisa menyimpulkan karena sampai sekarang masih dalam proses verifikasi dan pendaftaran masih belum ditutup karena batas akhirnya sampai jam 00 tengah malam nanti,” pungkasnya. (H.Ade BOM)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan