Desa Sukaluyu Luncurkan Produk Sauna Aromaterapi Bunga Mawar

Pjs. Kades Sukaluyu, Yuddy Kuswanadipura menggunting pita peluncuran produk inovasi Sauna Aromaterapi Mawar Garutan.

Garut, HarianPelita.co — Desa Sukaluyu Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut,  Sabtu (30/11), meluncurkan produk inovasi Sauna Aromaterapi Mawar Garutan. Produk ini diyakini akan menjadi salah satu unggulan desa ini seiring dengan semakin gencarnya desa berlomba dalam inovasi.

Pjs. Kepala Desa Sukaluyu, Yuddy Kuswanadipura, mengatakan, produk sauna terapi ini merupakan program besar yang menjadi bagian dari pembangunan kawasan wisata religi dan pertanian hortikultura.

“Sauna aromaterapi ini merupakan pengembangan dari pertanian hortikultura jenis Mawar Garutan yang nantinya  ditumbuhkembangkan di atas lahan tanah carik desa seluas 400 tumbak,” ujar Yuddy saat meluncurkan Saunaterapi Mawar Garutan.

Ruangan Sauna Aromaterapi Mawar Garutan sendiri berukuran 150 cm x 100 cm dibuat dengan bahan-bahan yang sangat sederhana  tanpa mengurangi kualitas.

“Tiga unit ruangan sauna ini dialirkan melalui slang   tembag sepanjang tiga meter, dengan menggunakan kompor kecil dan panci pemanas air,” katanya.

Panci ukuran sedang ini diisi air, dan dipanaskan hingga mendidih. Uap panas itu kemudian dialirkan melalui slang ke ruang sauna. “Dibutuhkan waktu sepuluh menit untuk berdiam diri dalam sauna itu. Hasilnya, badan terasa ringan dengan keringat mengucur, ” kata Yuddy.

Sauna ini manfaatnya untuk relaksasi dan pemulihan kesehatan, antara lain menurunkan gangguan depresi, menumbuhkan ketenangan jiwa, serta meningkatkan kualitas tidur.

Manfaat lain, imbuh Yuddy, dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan melancarkan sirkulasi darah,  termasuk  mengencangkan kulit dan menjaga penuaan dini.

“Terapi ini setidaknya dapat mengeluarkan detox serta membersihkan paru-paru,” kata Yuddy yang ditunjuk sebagai pejabat sementara Kepala Desa Sukaluyu dalam pilkades serentak tahun ini.

Rencananya, ruangan sauna dibuat untuk 3 orang (1 untuk perempuan. dan 2 untuk laki-laki dengan tarif untuk satu ruangan hanya Rp 25 ribu. Prototipe  ini sudah di tampilkan pada acara Garut Expo di Pendopo Garut pada tanggal 25-26 November 2019.

Baca juga :   Jelang Pemilu 2019, KPU Garut Kekurangan Kotak Suara

Selain produk inovasi desa, Sauna Aromaterapi Mawar Garutan ini,  juga ada program lainnya, yaitu Desa Sukaluyu Caang Baranang (listrik) dan Desa Digital  yang akan mulai diterapkan 2020.

Sementara itu, Ketua BPD, Hayun Saprudin mengapresiasi inovasi yang dikembangkan pejabat sementara. Kepala Desa Sukaluyu, di mana inovasi tersebut dinilai sangat kreatif dan bisa mendongkrak perekonomian warga.

”Kami yakin, Sukaluyu tahun 2020 akan menjadi produsen mawar di Sukawening khususnya dan umumnya di Kabupaten Garut,” tuturnya.

Sementara itu, Kasi Kemitraan Komunikasi Publik pada Diskominfo Garut, Yanyan Agus Supianto, menyarankan, agar dalam setiap pengembangan program  terlebih dahulu harus disiapkan SDM dan SDA.

”Jangan sampai program ini sudah booming dipublikasikan, banyak permintaan namun stok yang ada tidak mencukupi. Itu harus dipersiapkan sedini mungkin,” pungkas Yanyan. (yoes)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan