Lima Kepala Dinas Jabatan Tinggi Pratama Akhirnya Dilantik

Bupati Garut Rudy Gunawan melantik satu persatu pejabat tinggi pratama dan Direktur RSUD Subang.

Garut, HarianPelita.co – Setelah melalui proses panjang perebutan kursi melalui proses lelang jabatan (open bidding) untuk mengisii posisi di enam Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Jabatan Tinggi Pratama setingkat eselon II di lingkungan Pemkab Garut beberapa waktu lalu, akhirnya Bupati Garut Rudy Gunawan melantik lima Pejabat Tinggi Pratama dan satu Direktur RSUD dr.Slamet Garut.

Pelaksanaan pelantikan para pejabat JPT setingkat eselon 2 termasuk tujuh pejabat administrator di lingkungan Pemkab Garut oleh Bupati Rudy diselipkan bersamaan dengan dilantiknya 89 kepala desa hasil Pilkades Serentak Tahun 2019 Gelombang lll berlangsung di lapangan Setda Garut, Senin (2/12/2019).

Sesuai Lampiran Keputusan Bupati Garut Nomor : 821.22/kep.433-BKD/2019, enam pejabat eselon dua yang dilantik yakni, Ir Eded Komara Nugraha sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim). Sebelumnya jabatan lama sebagai fungsional Pengawas Pemerintahan Madya pada Inspektorat.

Mukshin menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) jabatan lama sebagai Kabag Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Garut. Ir. Luna Aviantrini, M.T jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Sebelumnya jabatan lama sebagai Sekretaris dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim).

Drs Ade Hendarsyah menduduki posisi jabatan baru sebagai Keala Dinas Sosial, sebelumnya menjabat Sekretaris dinas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Diparbud). Drs Nia Gania Karyana, menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM (Disperida dan ESDM), sebelumnya menjabat Sekretaris DPMPT.

Terakhir dr. Husodo D. Adi, SP.OT (K) Spine dari dr Madya RSUD dr Selamat kini menjabat sebagai Direktur RSU dr Slamet.  Sedangkan satu pejabat yang dikukuhkan, yakni, Toni S. sebagai Kepala Dinas PPKBPPPA.

Sementara, Bupati Rudy juga melantik tujuh pejabat adiminstrator yakni, Drs Rd Satria Budi sebagai Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu (DPMPT), sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Kebakran (Damkar). Drs Ahmad Mulyana menjabat sebagai Sekdis perumahan dan Pemukiman (Disperkim), dan Mumun S Pd menjabat Sekdis Pariwisata dan kebudayaan (Disparbud).

Baca juga :   Kejari Garut Tetapkan Empat ASN Jadi Tersangka Korupsi Bantuan Sapi Perah Rp2,3 M

Yang paling mengejutkan dalam pelantikan tersebut, Drs Natsir Alwi sebelumnya menjabat sebagai Kabag Organisasi Setda, secara mendadak menduduki posisi baru sebagai Sekretatis Inspektorat Daerah menggantikan Hj Yayat Mulyati beralih tugas menjadi fungsional P2UPD Madya pada Inspektorat Daerah. Termasuk Hj. Kukun Kulsum, semula jabatan lama sebagai Inspektorat Pembantu Wilayah l Inspektorat dialihtugaskan jabatan baru menjadi fungsional P2UPD Madya pada Inspektorat Daerah. Sementara, Jabatan Kabag Organisasi Setda saat ini mengalami kekosongan. (yoes)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan