57 Pengurus LSP dari Tiga Wilayah Gelar Koordinasi Bersama Audit Internal

Koordinasi Bersama audit internal SPS yang digelar di Aula SMKN 1 Kedungwuni Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (4/12/19) pagi, kemarin.

Pekalongan, HarianPelita.co – Sedikitnya 57 pengurus LSP dari 3 wilayah yakni Kabupaten Tegal (SMKN 1 Adiwerna, SMKN 1 Slawi, SMK Islamiyah Adiwerna, SMKN 2 Adiwerna), Kabupaten Pemalang (SMK Satya Praja 2 Petarukan, SMK Nusantara Comal,  SMK Islam Pemalang, SMKN 1 Ampelgading), dan Kabupaten Pekalongan (SMKN 1 Kedungwuni, SMK Ma’arif NU Tirto Pekalongan, SMK Muh. Bligo, SMK Muh.Kajen) bertemu dalam rangka koordinasi bersama membahas tentang Audit Internal LSP dan sekaligus menjalankan amanah dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jateng, tentang pelaksanaan jejaring di lingkungan LSP-P1.

Acara tersebut digelar di Aula SMKN 1 Kedungwuni Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (4/12/19) pagi, kemarin.

Kepala SMKN 1 Kedungwuni Pekalongan, Tuti menyampaikan, kegiatan koordinasi ini bernilai sangat positif & pertama kali diadakan di wilayah Jawa Tengah, mudah-mudahan menjadi pemicu semangat untuk wilayah cabang dinas yang lain juga.

Sementara, koordinator LSP Wilayah Cab.Din.12 Jateng, Catur mengatakan, LSP-P1 adalah Lembaga Sertifikasi Profesi yang berada di lingkup pendidikan khusunya SMK, dimana lembaga ini hanya berfokus untuk menguji kompetensi/keahlian siswa sesuai dengan skema yang dimiliki oleh LSP.

“LSP diharapkan dapat menjadi kepanjangan tangan dari BNSP untuk dapat mensertifikasi siswa SMK sesuai dengan visi pemerintah yaitu ‘Indonesia Kompeten’, ” harap Catur.

Koordinasi ini menurutnya, menjadi tolak ukur LSP sampai dimana keaktifan dalam merespon SK Jejaring yang telah dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Dimana di wilayah 12 terdapat 12 LSP yang diwajibkan dapat menjadi Lembaga yang dapat mensertifkasi 60 SMK di wilayah Kabupaten Tegal, 51 SMK di wilayah Kabupaten Pemalang dan 33 SMK di wilayah Kabupaten Pekalongan.

“Skema yang digunakan adalah Skema KKNI LEVEL 2, sesuai dengan instruksi dari DIPTSMK,” terangnya.

Baca juga :   Menteri Agraria Serahkan 1.650 Sertifikat di Gorontalo

Sisi lain, Ketua LSP SMKN 1 Kedungwuni, Mansyur mengatakan, kegiatan ini sekaligus kroscek data untuk skema yang digunakan oleh LSP SMK telah sesuai dengan SK Jejaring dari Dinas Pendidikan Jateng.

“Koordinasi ini menjadi jalan bagi kami untuk saling memberi masukan perihal Uji Kompetensi yang sesuai dengan kriteria BNSP dan kami juga dapat masukan yang lebih jelas dari LSP yang telah melaksanakan kegiatan PRL (Penambahan Ruang Lingkup) dan Re-Lisensi LSP,” tutur Mansyur.

Harapannya ke depan, tambah Mansyur, pertemuan kegiatan ini akan berlangsung rutin, minimal dua bulan sekali.

“Hal itu, mengingat masih ada LSP yang masih membutuhkan arahan dan bimbingan dalam menjalankan tugas-tugas LSP,” pungkasnya. (ve/her)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan