Serahkan Diri, Kades Keresek Tatang Juhendar Dijebloskan ke Rutan Garut

Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Azwar, S.H.

Garut,  HarianPelita.co — Terpidana Kepala Desa Keresek Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut, Tatang  Juhendar menyerahlan diri setelah memenuhi panggilan eksekusi dari Kejaksaan Negeri Garut, Kamis (5/12/2019).

Pihak Kejaksaan Garut langsung melakukan penahanan Kades Tatang Juhendar  dan dijebloskan ke Lapas Garut  untuk menjalani proses hukum selama 1 tahun sesuai amar putusan Mahkamah Agung RI.

“Ya, terpidana Tatang Juhendar, yang menjabat Kades Keresek menyerahkan diri ke kejaksaan dan sudah memenuhi panggilan  eksekusi  dan kini sudah dilakukan penahanan di Lapas Garut,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Azwar, S.H., Kamis (5/12/2019).

Menurut Azwar, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut menjebloskan Kades Keresek Tatang Juhendar setelah yang bersangkutan memenuhi panggilan untuk eksekusi atas amar putusan Mahkanah Agung yang menolak upaya kasasi oleh Kades tersebut.

Azwar menegaskan penahanan Tatang Juhendar dinyatakan bersalah secara hukum di vonis 1 tahun penjara oleh Pengadilan dalam kasus penipuan dan penggelapan penjualan tanah eks pasar Cibatu, Kecamatan Cibatu,  Dan sudah memiliki kekuatan hukum tetap (ingkrah) berdasar atas amar putusan  Mahkamah Agung RI menolak upaya kasasi dari kades Keresek.

Dikatakan Azwar, yang bersangkutan sangat kooperatif memenuhi panggilan eksekusi. Yang mana langsung datang dan menyerahkan diri untuk menjalani proses hukum kurungan penjara selama satu tahun.

“Kami tidak melakukan jemput paksa, yang bersangkutan langsung datang memenuhi panggilan. Kita langsung melakukan penahanan,” tandasnya.

Diketahui, kasus penipuan dan penggelapan ini muncul, kata Azwar, setelah Asep Ahmad, warga Perumahan Cibatu Indah, Desa Wanakerta, Kecamatan Cibatu yang juga sebagai korban, melapor ke Polres Garut pada Kamis (31/8/2017) dengan terlapor Kepala Desa Keresek, Tatang Juhendar.

Dalam laporannya, Asep menjelaskan,dirinya telah tertipu oleh Kades Keresek dalam jual beli tanah eks Pasar Cibatu. Tanah yang sudah dibelinya Rp80 juta sejak tahun 2014 dengan luas 140 meter persegi, tiba-tiba beralih tangan kepada orang lain. (yoes)




Baca juga :   Pemkab Garut Lakukan Kerja Sama dengan BIG

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan