Korban Banjir Bandang Konawe Utara Tempati Huntara

Sulawesi Tenggara,  HarianPelita.co

Memasuki tahun 2020, warga sejumlah desa di Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara  yang terdampak banjir bandang Juni lalu, kini mulai bisa bernafas lega. Sebab hunian sementara (Huntara) jauh lebih layak dari tenda darurat selama 6 bulan belakangan yang mereka huni, akhirnya mulai bisa ditempati.

Huntara dibangun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dan PT Tatalogam Lestari sebagai produsen Domus, secara simbolis diserahkan kepada pengungsi banjir di Desa Puusuli, Kecamatan Andowia, Konut, Selasa (31/12/2019) lalu.

Direktur Perbaikan Darurat BNPB Medi Herlianto mewakili Kepala BNPB Doni Munardo menilai, proses pembangunan Huntara di Konut terbilang cepat jika dibandingkan dengan daerah terdampak bencana lain.

Hal ini terwujud berkat peran serta PT Tatalogam Lestari sebagai produsen Domus, rumah instan yang proses pembangunannya hanya membutuhkan watu 10 hari saja.

Medi Herlianto menegaskan, agar percepatan pembangunan Huntara bisa ditingkatkan, Pemda Konut harus mengatasi kendala lahan yang dinilai bisa memperlambat pembangunan Huntara di titik pembangunan desa lainnya.

Sementara itu Bupati Konawe Utara Ruksamin menanggapi masalah ini mengatakan, penyediaan lahan sebagai lokasi hunian baru warga terdampak banjir bandang di Konut bukan sebuah hal yang sederhana. Untuk menyediakan lahan tersebut, pihaknya juga harus berkoordinasi dengan pihak lain dan mengikuti aturan yang ada.

Menurut Ruksamin, salah satu kendala soal aturan. Saya harus hati-hati, karena dalam pengadaan Huntara harus koordinasi dengan pusat. Lalu soal pengadaan lahan kita juga harus super hati-hati.

Project Manajer PT Tatalogam Lestari, Krisna mengatakan, untuk pembangunan Huntara di Konut pihaknya diminta BNPB untuk membangun 841 unit Huntara untuk korban banjir bandang di Konut. Pembangunan huntara di 10 titik yang tersebar di Konut ini sendiri ditargetkan rampung pada bulan Mei 2020.

Baca juga :   Proyek Turap Cisadane Digarap Kementerian PU PR

Sejak pembangunan September silam, pihaknya sudah berhasil membangun 300 unit Huntara. Di Desa Puusuli, 90 unit huntara yang diperuntukkan bagi 90 KK yang terdampak banjir bandang seluruhnya telah selesai dibangun.

Sedang di Desa Puuwonua, Kecamatan Dadowiya, baru 140 unit Huntara yang sudah selesai dibangun dari target sebanyak 297 unit dan didesa lain. Seperti, desa Tapuwatu seluruh rumah di wilayah itu hanyut, pihaknya sudah membangun 70 unit huntara. (Redaksi/apb)

 




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan