KT&G Indonesia Luncurkan Kampanye ‘Love Yourself 2020’

Dari kiri: Marketing Director of KT&G Infonesia, Park; Psikolog Elizabeth T Santosa, M. PSi, Psi, SFP, ACC; President Director of KT&G Indonesia, Kwon; Strategic & Planning Manager of KT & G Indonesia Eka Tangkere dan Brand Manager KT&G Indonesia Nathanael Prawiro berpose bersama usai konferensi peluncuran Kampanye Love Yourself 2020 di Penthouse Papillon Kemang, Jakarta, Kamis (13/2).

Manusia sebagai makluk sosial terkadang melupakan pentingnya untuk memikirkan atau mencintai diri sendiri karena dianggap dapat menumbuhkan sifat selfish atau egois pada diri mereka. Padahal mencintai diri sendiri itu juga merupakan hal penting agar dapat menikmati hidup yang lebih baik.

Mencintai diri adalah penghargaan kepada diri sendiri yang tumbuh dari tindakan yang mendukung pertumbuhan fisik, psikologis dan spiritual. Cinta diri juga bersifat dinamis dan tumbuh dari tindakan dan pemikiran yang matang karena kita menjadi lebih mudah untuk menerima kelemahan sama seperti halnya menerima kelebihan.

Selain itu kita juga akan memiliki rasa empati terhadap diri sendiri dan fokus pada tujuan dan nilai-nilai hidup agar menjadi pribadi yang lebih baik. Menyadari arti penting untuk mencintai diri sendiri agar dapat menikmati hidup yang lebih baik ini pula yang dirasakan sejalan dengan kampanye komunikasi yang diusung KT&G Indonesia di tahun 2020 ini bertajuk ‘Love Yourself 2020’, yang ditandai dengan peluncurannya bertempat di Penthouse by the Papillon Kemang, Jakarta, Kamis (13/2).

KT&G Indonesia sendiri merupakan perusahaan sigaret terbesar ke-9 di dunia pada tahun 2018 menurut Statista, dengan merek andalannya yaitu ESSE yang memadukan teknologi terkini dengan tampilan penuh gaya, bagi ESSE, hidup yang lebih baik dapat dimulai dengan menjaga keseimbangan antara diri kita dan situasi di sekeliling. Dan dengan terus berinovasi ESSE juga percaya bahwa hidup lebih baik dapat terwujud dengan terus mendengarkan suara hati dan mencintai diri sendiri dan tak membiarkan penilaian orang lain mempengaruhi kita.

Lebih dekat, kampanye ‘Love Yourself 2020’ ini tercipta untuk menginspirasi anak muda Indonesia agar selalu berusaha menjalani hidup yang lebih baik. Diperkenalkannya kampanye komunikasi baru yang lebih menyentuh pribadi ini dirasa menjadi salah satu langkah penting dalam membangun brand awareness ESSE agar lebih dikenal semakin luas di masyarakat Tanah Air.

Baca juga :   Baznas Bangun Crisis Center Bantu Krisis Maluku

Kampanye ini juga akan di komunikasikan secara online dan offline kepada konsumen. Selain melalui platform iklan, kampanye yang mengusung semangat penuh gaya dari ESSE ini juga akan berkolaborasi dengan seniman, influencer dan media fashion serta menawarkan kesempatan bagi masyarakat umum untuk merasakan teknologi terkini melalu tantangan ‘Love Yourself 2020’ dan berbagai event below the line yang keseluruhannya guna memungkinkan lebih banyak orang untuk merasakan brand experience khas ESSE dan menikmati hidup yang lebih baik.

Brand Manager KT&G Indonesia, Nathanael Prawiro merasa antusias dengan memperkenalkan kampanye komunikasi brand ESSE yang lebih merangkul konsumen untuk mulai mencintai diri sendiri.

“Kami bangga dapat memperkenalkan kampanye ‘Love Yourself 2020’ ke masyarakat Indonesia. Kampanye komunikasi ini sesuai dengan brand kami yang senantiasa berinovasi dan menginspirasi anak muda Indonesia untuk dapat mencintai diri sendiri dan menjaga keseimbangan dengan masyarakat sekitar. Kami sadar untuk dapat menjaga kestabilan brand awareness kami di masyarakat, kami harus terus menghadirkan komunikasi yang strategis dan untuk itulah kami hadirkan kampanye komunikasi yang lebih kekinian”. ujarnya.

“Kampanye ini juga menandai tekad KT&G Indonesia untuk terus menghadirkan lebih banyak acara event dan produk yang di sesuaikan dengan selera konsumen – sebuah tekad yang di dasari keinginan untuk memuaskan pelanggan kami. ” imbuh Nathanael.

Sementara itu, kehadiran kampanye ‘LOVE Yourself 2020’ yang diusung brand ESSE juga di apresiasi oleh salah satu psikolog ternama Indonesia, Elizabeth Santosa, M.Psi, Psi, SFP, ACC. Ia senantiasa menekankan bahwa belajar mencintai diri sendiri itu bukan berarti individu memberi asupan bagi kebutuhan ego pribadinya untuk merasa senang.

Menurutnya definisi kata senang dan bahagia adalah dua hal yang berbeda. Dan ia mengakui bahwa masih banyak salah kaprah kebanyakan masyarakat Indonesia mengenai happiness. Banyak orang mengira arti kata happy adalah ‘rasa senang’ yang sifatnya sementara. Tetapi sebenarnya yang di maksud happy dalam penelitian yang telah ia lakukan di tahun 2016 – 2018 adalah ‘kebahagiaan’ yang sifatnya ‘jangka panjang’, lebih tepatnya damai sejahtera atau well being.

Baca juga :   Membedah Pesona Bumi Borneo di Festival Kuliner Serpong 2018

“Mencintai diri sendiri berarti dapat menciptakan kepuasan, rasa damai, percaya diri dan kondisi zen pada pikiran dan hati kita. Untuk dapat mencintai diri sendiri, hal pertama yang dapat kita lakukan adalah memahami diri sendiri. Kita sangat mudah menilai orang lain baik perilaku maupun sifat mereka, tetapi kita jarang mengerti apa yang sebenarnya ada di dalam diri kita” kata Elizabeth.

Ia menambahkan, seseorang dinilai dapat mencintai dirinya dengan baik yaitu dengan melihat perilaku sehari-hari. Apakah bermanfaat bagi dirinya? Apakah bermanfaat untuk orang lain? Kualitas hubungan dengan dirinya sendiri ini dapat di tumbuhkan melalui tingkat kepercayaan diri dan nilai diri yang positif (self-esteem maupun intrapersonal) serta kualitas hubungan dengan orang lain di sekitarnya (interpersonal).

“Saya salut dengan brand ESSE yang mau mengajak masyarakat khususnya generasi muda indonesia yang kerap dilanda krisis kepercayaan untuk mulai mencintai diri mereka sendiri, agar dapat lebih mengenal diri secara lebih baik agar dapat menyebarkan kebaikan kepada sekitarnya”imbuh Elizabeth.

Sebagai informasi, kampanye komunikasi ‘Love Yourself 2020’ ini di sesuaikan dengan iklan televisinya yang menampilkan karakter anak-anak muda yang mendengarkan suara hati mereka dan tumbuh untuk menjalani hidup yang lebih baik. Pada saat bersamaan, mereka juga melakukan gerakan yang telah menjadi ciri khas ESSE yakni menjentikkan jemari (finger snapping) yang merupakan sebuah gerakan yang mengekspresikan atribut brand ESSE seperti aroma yang bersih serta imej trendi dan berkelas. Gerakan ini juga mengajak masyarakat untuk mulai mencintai diri sendiri, mendengarkan suara hati dan mulai menikmati hidup yang lebih baik. (dwa)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan