Lebak Banten Krisis Air Bersih

Relawan Tagana Lebak saat mendistribusikan air bersih di Desa Banjarsari Kecamatan Warunggunung.pelita/man.

Lebak, harianpelita.co – Dampak kemarau panjang, beberapa kecamatan di Kabupaten Lebak krisis air bersih akibat mengeringnya sumur bawah tanah dan sumber mata air. Taruna Penanggulangan Bencana (Tagana) Kabupaten Lebak membantu menyalurkan air bersih di Kecamatan Warunggunung, Cibadak, Kalanganyar, dan Cimarga, Sabtu (11/8).

Aan Wiguna, Dewan Penasehat Tagana Lebak Banten mengatakan, pihaknya telah mendistribusikan pasokan air bersih ke Desa Banjarsari Kecamatan yang mengalami kekeringan di Kecamatan Warunggunung dan kecamatan Cibadak dengan menggunakan armada tangki sebanyak dua unit dengan kapasitas 5000 liter/ unit, untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan MCK.

Anggaran pendistribusian air bersih melibatkan semua anggota Tagana dengan membeli air ke daerah Pandeglang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Lebak. Berharap masyarakat dan para kades segera melaporkan kepada BPBD jika wilayah mereka kekeringan dan kesulitan memperoleh air bersih.

Sementara itu, Ketua Tagana Lebak, Iwan Hermawansyah mengatakan, sudah kewajiban kami untuk membantu pemerintah daerah dan warga yang dilanda kekeringan akibat kemarau panjang, dan pasokan air bersih ini sesuai dengan permintaan warga yang membutuhkan.

”Berharap Pemerintah Daerah segera mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Lebak,” ucapnya. (man/sul).




Baca juga :   BNK Lebak Sosialisasikan P4GN di Sekolah

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Tidak ada respon

Tinggalkan Balasan