Rumah Pencari Keong Ambruk Baru Direhab

TNI bersama warga rehab rumah yang ambruk. Pelita/nan.
Share yuk!

Kabupaten Tangerang, harianpelita.co – Sudah lama menanti, bedah rumah oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang belum juga terealisasi. Rumah milik Rohman, pencari keong di Desa Rancabango baru direhab setelah ambruk, padahal sudah lama mengajukan untuk dilakukan bedah rumah .

Rohman bekerja sebagai pencari keong dan istrinya buruh tani penghasilannya kurang dari cukup. Ambruknya rumah Rohman terjadi pada Minggu 26 Agustus 2018 sekitar pukul 13.00 WIB akibat dimakan usia. Rumah Rohman terbuat dari bambu berdindingkan bilik, beratapkan genteng.

“Alhamdulillah sekarang ini sudah mendapatkan perhatian dari Muspika Kecamatan Rajeg dan akan direhab total setelah dilakukan peninjauan langsung oleh Camat Rajeg didampingi Danramil 12/Rajeg dan Kades Rancabango,” ujarnya.

Kepala Desa Ranca Bangao, Kecamatan Rajeg, Pahri Suheri membenarkan ambruknya rumah milik Rohman karena dimakan usia. Pihaknya bersama Muspika Kecamatan Rajeg dan dibantu Koramil 12/Rajeg akan merehab total rumah Rohman.

“Hari ini dari Koramil 12 Rajeg dibantu warga mulai merapihkan sekaligus membangun rumah milik rohman yang ambruk. Di Desa Rancabango terdapat 20 rumah yang dinilai tidak layak huni. Untuk itu, kami akan mengajukan program gebrak pakumis (rumah, padat, kumuh dan miskin) kepada Dinas terkait. Kami berharap ajuan 20 rumah tidak layak huni yang ada di wilayah ini bisa dikabulkan oleh dinas terkait,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Rajeg Ahmad Patoni menambahkan, kami bersama dengan Koramil 12/Rajeg pada hari ini datang ke rumah milik Rohman untuk memberikan bantuan baik materi maupun material dan rehab total sampai dengan selesai.

“Untuk itu TNI dibantu warga hari ini mulai mengerjakan rumah milik Rohman, sedangkan 20 rumah akan kita usulkan di tahun ini supaya dapat bantuan melalui program Gebrak Pakumis. Paling tidak di wilayah Rajeg tidak ada lagi rumah yang padat kumuh dan miskin,” jelasnya.(nan/sul).

Baca juga :   RSUD Subang Telah Menerima Satu Pasien Terduga Suspect Virus Corona
 Tags: , , Reply

Tidak ada respon

Tinggalkan Balasan