Dua Kadis Kota Bekasi ‘Dipaksa’ Menari Diatas Panggung

Kadisdik Kota Bekasi, Ali Fauzi (tiga kiri) dan Kadispora (empat kiri), Sekdis Inayatullah (empat kiri) bersama Ketua Forum Seniman Bekasi, Yeksa Sarkeh Chandra (paling kiri) nari bersama diatas panggung.(ans)
Share yuk!

Bekasi, harianpelita.co – Dua Kepala Dinas (Kadis) dilingkungan Pemda Kota Bekasi, masing-masing Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Kadispora) dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bekasi ‘dipaksa’ menari diatas panggung dalam acara Bekasi Menari 2018 yang digelar di Grand Kemala Lagoon Bekasi, Senin (3/9).

Pada awalnya sebelum acara menari dimulai Kadisdik Kota Bekasi, Ali Fauzi dan Kadispora, diminta untuk memberi sambutan pada acara tersebut dan usai memberi sambutan kedua Kadis dan pejabat lainnya, diminta menari bersama-sama penari yang telah disiapkan panitia. Sehingga acaranyapun menjadi meriah.

Usai acara menari bersama dipanggung Kadis Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi mengungkapkan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mencari dana untuk bantuan korban gempa di Lombok.

Dan secara spontanitas bantuan tersebut berhasil terkumpun Rp150 juta yang berasal dari siswa-siswi SD dan SMP di Kota Bekasi.

“Kegitan ini untuk menumbuh kembangkan kepedulian anak-anak terhadap saudara-saudara kita, para korban gempa yang ada di Lombok wilayah Indonesia Timur,” jelasnya.

Selain itu, pengumpulan dana tersebut akan dapat membentuk karakter anak-anak untuk lebih peduli terhadap korban gempa. Tentunya, bantuan ini akan dapat meringankan para korban gempa di Lombok.

Menurut Ali Fauzi, jumlah bantuan yang terpumpul untuk sementara masih berjumlah Rp150 juta. Nanti jumlah ini akan terus bertambah karena sekolah lain, seperti sekolah SMA ataupun sekolah swasta lainnya belum diminta partisipasinya.

“Pastinya jumlah bantuan terhadap korban gempa tersebut akan terus bertambah,” jelas Faizi.

Ditempat terpisah, Ketua Forum Seniman Bekasi, Yeksa Sarkeh Chandra mengatakan, kegiaan Bekasi Manari 2018 ini, dilaksanakan atas kerjasama pihaknya dengan Kadispora dan Kadsikdik Kota Bekasi.

Mestinya kerjasama pula dengan Kadis Komunikasi Informasi dan Persandian (Diskominfo) Kota Bekasi. “Cuma disayangkan Kadis Kominfo gak datang pada acara ini,” kata Sarkeh dengan nada kecewa.

Baca juga :   Peringati 73 Tahun Harian Pedoman Rakyat, Puluhan Eks Wartawan dan Karyawan Gelar Syukuran

Untuk tahab awal ini, pihaknya bisa mengumpulkan dana sebesar Rp150 juta, karena dana yang terkumpul tersebut sifatnya spontanitas. Diharapkan, jumlah uang yang terkumpul akan lebih besar lagi.

Dan pada acara pengumpulan dana sumbangan untuk korban gempa Lombok ini, pihak manitia menyediakan sepeda motor untuk Doorprizenya.

“Dooprize tersebut untuk menarik minat anak-anak yang dengan tulus iklas mendonasikan uangnya untuk saudara-saudara kita korban gempa di Lombok,” kata Sarkeh.(ans)

 Tags: , , Reply

Tidak ada respon

Tinggalkan Balasan