Pandeglang Siap Penuhi Pasokan Cabai

Bupati Pandeglang menghadiri penen cabai.pelita/man.

Pandeglang, harianpelita.co – Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan sebagai daerah agraris tentunya Kabupaten Pandeglang harus unggul dalam sektor pertanian. Untuk itu produksi dan produktifitas harus terus ditingkatkan guna mewujudkan Kabupaten Pandeglang menjadi penyuplai dan pemasok kebutuhan pangan di Provinsi Banten, Jabodetabek bahkan tingkat nasional.

Pesan ini disampaikan Bupati Irna Narulita saat melakukan panen raya cabai bersama warga desa Kadupayung Kecamatan Menes, Selasa (2/10). Menurut Irna, para petani harus memiliki kemauan dan harapan untuk terus melakukan gerakan tanah. Olah panen tanam lagi semata-mata untuk mensejahterakan para petani di Kabupaten Pandeglang.

“Agar semua sektor pangan bisa produktif, sehingga daerah lain tidak usah jauh-jauh untuk memesan kebutuhan pangan. Cukup Pandeglang yang penuhi itu semua,” tuturnya.

Irna berharap dengan panen cabai Kabupaten Pandeglang menjadi sentral pangan. “Untuk itu terus semangat, optimalkan lahan tidur, dengan gerakan tanam cabai ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para petani.”

Sementara itu Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, Heni Supiani mengatakan, panen raya cabai yang dilakukannya saat ini di Desa Kadupayung yang dikelola oleh kelompok tani Karya bersama di atas lahan seluas 22 hektar ditanami cabai di Kecamatan Menes.

“Untuk Kabupaten Pandeglang sendiri luas lahan komoditas cabai merah mencapai 216 hektar, sedangkan untuk komoditas cabai rawit seluas 106 hektar yang tersebar di beberapa Kecamatan,” paparnya.

Ia menambahkan selain melakukan panen raya cabai, pihaknya juga membagikan bantuan bibit untuk para kelompok tani dan masyarakat diantaranya bibit manggis dan petai. “Bantuan cabai, ada juga pembagian bibit jagung dan kedelai, untuk bantuan bibit petay di Kabupaten Pandeglang berjumlah 13.100 batang. Sedangkan pemberian bibit manggis 5.000 batang, untuk di Kecamatan Menes sendiri sebanyak 500 batang untuk 2 desa yaitu desa purwaraja dan Desa Kadupayung,” timpalnya lagi. (man/sul).

Baca juga :   Target Banten 2022 Bebas Permukiman Kumuh




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Tidak ada respon

Tinggalkan Balasan