Suasana Pemkab Berubah Setelah KPK OTT Bupati Cianjur

Bupati Cianjur, H. Irvan Rivano Muhtar
Share yuk!

Cianjur, harianpelita.co – Pasca ditangkapnya Bupati Cianjur, Jawa Barat, H. Irvan Rivano Muchtar, yang kena OTT oleh KPK, suasana kerja di lingkungan Pemkab Cianjur agak berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Para pegawai banyak membahas sekitar peristiwa bupati yang kena OTT oleh KPK.

Sebagaimana diberitakan, Bupati Cianjur, H. Irvan Rivano Muchtar, Rabu (12/12) ba’da subuh terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama lima pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur.

Disebutkan oleh KPK Bupati Cianjur diduga menerima duit suap berkaitan dengan anggaran pendidikan. Duit suap untuk Irvan dikumpulkan dari kepala sekolah se-Kabupaten Cianjur.

“KPK menduga uang tersebut dikumpulkan dari kepala sekolah untuk kemudian disetor ke bupati,” ujar Wakil Ketua KPK Laode M.Syarif kepada wartawan, Rabu (12/12).

Uang yang disita KPK dari OTT itu sebesar Rp 1,5 miliar. Selain Irvan, KPK menyebut ada 5 orang lain yang ditangkap, yaitu kepala dinas pendidikan dan kebudayaan, kepala bidang TK/SD, dan usnur musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS).

Diperoleh keterangan, jauh sebelum OTT KPK terhadap Bupati Cianjur, merebak isu para kepala sekolah dasar (SD) di Kabupaten Cianjur, wajib setor kepada bupati. Disebut-sebut, hal ini diduga untuk pemenangan pileg terkait caleg partai yang dipimpin oleh orang tuanya.

Kepala sekolah SD yang memperoleh proyek, disebut-sebut setorannya lebih besar ketimbang kepala sekolah yang tidak mendapatkan proyek. ”Informasi ini rupanya sampai ke KPK, sehingga KPK melakukan penyelidikan, sehingga terjadi operasi tangkap tangan,” kata salah seorang pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur.

OTT Bupati Cianjur oleh KPK viral di media sosial (medsos). Bahkan website yang digawangi pendukung Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, menjadi sasaran bully para pengguna medsos di Cianjur. [Man Suparman]

Baca juga :   Rumah Pencari Keong Ambruk Baru Direhab
 Tags: , , Reply

Tidak ada respon

Tinggalkan Balasan