Wali Kota Jaksel Sasar Bangunan AUP Pasar Minggu

Diposkan oleh
Enam unit bangunan berlantai tiga terletak di Jalan AUP , Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu ditengarai bangunan itu melanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB).
Share yuk!

Jakarta, harianpelita.co – Pemerintah Kota Administrasi (Pemkot) Jakarta Selatan gencar melakukan pembongkaran bangunan pelanggar perizinan. Akibat banyaknya bangunan-bangunan bermasalah, saat ini ditengarai tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan melanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB).

Tindakan bongkar paksa yang dilakukan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan merupakan bentuk kepedulian pemerintah akibat banyaknya bangunan-bangunan mewah, perkantoran, dan kos-kosan oleh pemiliknya mengabaikan perizinan.

“Pokoknya bila bangunan itu melanggar perizinan kita bongkar sssuai instruksi Gubernur DKI Anies Baawedan. Para pelanggaran bangunan akan diberikan sanksi pembongkaran,” tegas Wali Kota Jakarta Selatan H Marullah Matali kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Kini yang menjadi sorotan pembangunan 6 unit bangunan berlantai tiga terletak di Jalan AUP , Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu ditengarai bangunan itu melanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB).

Anehnya bangunan itu jelas telah melakukan pelanggaran, kini masih dibiarkan dibangun. Satpol PP Jaksel sebagai pelaksana Peraturan Daerah (Perda) justru membiarkan bangunan itu melanggar.

Sementara itu Kepala Satpol PP Jaksel Ujang Herrmawan mengatakan, bila sudah ada rekomentek menyasar bangunan itu pihaknya akan membongkarnya. “Saya akan bongkar bila ada relomentek. Saya tak pandang siapa pemiliknya. Saya akan tetap bongkar.

Diperoleh keterangan, satu bangunan kos-kosan terletak di Jalan Gang H Adam RT04/04 Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, belum dibongkar karena pemiliknya anggota dewan. Pelanggarannya tak memilikin IMB dan GSB. (naz)

Baca juga :   Meriahkan Produk Dekranasda Pejabat Ikut Parade Busana
 Tags: , , , Reply

Tidak ada respon

Tinggalkan Balasan