Kadispora Garut Hadiri Sidang Perdana Sebagai Tersangka Kasus Bumi Perkemahan

Kadispora Kabupaten Garut, Kuswendi sedang duduk di persidangan PN Garut sebagai tersangka kasus Bumi Perkemahan.
Share yuk!

Garut, harianpelita.co – Sidang perdana kasus dugaan penyelewengan pembangunan Bumi Perkemahan (Buper) di Pengadilan Negeri Garut, Kamis (28/2/2019) menghadirkan tersangka Kepala Dinas Pemuda dan Olahrga (Kadispora) Kabupaten Garut, Kuswendi.

Usai sidang Kuswendi mengatakan ia mentaati semua proses hukum di pengadilan yang menjerat dirinya pada sidang perdana yang dijalaninya saat ini. “Sebagai warga negara yang baik, yang taat hukum, tentunya segala proses persidangan akan dijalani,” ucapnya.

Kuswendi menuturkan, Ketua Majelis Hakim mendakwa dirinya adanya pelanggaran lingkungan hidup yang dilakukannya selaku kepala dispora terhadap pembangunan Bumi Perkemahan Citiis yang berlokasi di Kecamatan Tarogong Kidul, dengan tuntutan melanggar UU No 32 Tahun 2009 Pasal 109 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

”Dalam dakwaan yang dibacakan Ketua Majelis Hakin, saya dituduh mengabaikan perizinan dalam membangun Bumi Perkemahan dengan tidak menyertai Izin Analisa Dampak Lingkungan (Amdal),” jelas Kuswendi.

Dirinya menyesalkan beredarnya isu dimasyarakat sidang yan digelar ini adanya dugaan menyelewengan atau lainnya padahal ini murni soal tuntutan soal pelanggaran lingkungan hidup. ”Saya sangat menyesalkan kabar yang beredar di masyarakat bahwa sidang kali ini ada keterkaitan dengan masalah lain. Itu murni tuntutan soal pelanggaran lingkungan hidup,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menetapkan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Garut, Drs. Kuswendi dalam kasus proyek pembangunan Bumi Perkemahan (Buper) di kawasan Gunung Guntur Blok Citiis, Desa Pasawahan Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun Kuswendi tidak ditahan oleh pihak aparat penegak hukum. Berkas kasusnya saat ini sudah di Kejaksaan Negeri Garut dan dipastikan akan segera digelar persidangan di Pengadilan Negeri Garut.

Baca juga :   Penyesuaian Ijazah Untuk Tingkatkan Kinerja

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Garut, Azwar SH membenarkan telah menerima berkas pelimpahan kasus Buper dari Polda Jabar termasuk ditetapkannya salah seorang pejabat setingkat eselon 2, Drs. Kuswendi yang kini masih menjabat sebagai Kadispora Garut.

“Bekas kasus dugaan penyelewengan pembangunan bumi perkemahan (Buper) sudah kami yang dilimpahkan Polda Jabar diterima sebulan yang lalu. Dan memang benar Kadispora sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Azwar kepada kalangan wartawan, Rabu (27/2/2019).

Menurut Azwar, Polda Jabar telah melakukan proses penyidikan atas dugaan penyalahgunaan pembanguanna Bumi perkemahaan dikawasan kaki Gunung Guntur tanpa disertai dokumen yang jelas. Setelah selesai penyidikan akhirnya berkas kasus tersebut dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Garut. Kemudian oleh pihak Kejar, berkas itu pun dilimpahkan kembali ke Pengadilan Negeri Garut untuk disidangkan. “Pengadilan Negeri Garut akan menggelar sidang perdana pada Kamis ini (28/2/2019),” ujarnya.(yoes)

 Tags: , , Reply

Tidak ada respon

Tinggalkan Balasan