Nenni: Ada Usaha Menjatuhkan Capim KPK Irjen Pol Firli Bahuri

Diposkan oleh
Pemimpin Umum Majalah Bidik Nenni Suzanna
Share yuk!

Jakarta, HarianPelita.co – Calon pimpinan KPK dari kepolisian, Irjen Pol Firli Bahuri untuk menjadi pimpinan KPK periode mendatang ternyata berbagai kendala yang dihadapinya.

Faktanya 500 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang disebut menolak kehadiran Irjen Pol Firli Bahuri.

Penolakan itu adalah peringatan bagi Panitia Seleksi Capim KPK agar selektif dalam menyaring sepuluh nama capim KPK yang akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.

Irjen Firli Bahuri adalah salah satu capim KPK dari unsur Kepolisian yang lolos hingga tahap 20 besar. Saat ini, Firli menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

Namun Pemimpin Umum Majalah Bidik Nenni Suzanna mengaku heran adanya penolakan itu dari karyawan KPK. Karena apa alasannya penolakan itu; tak bisa diterima secara logika. Apalagi untuk masuk seleksi calon pimpinan KPK harus memiliki kekuatan wawasan tentang visi dan misi KPK.

“Ini kan tidak masuk logika. Masa seorang yang hendak masuk ke KPK banyak mendapat fitnah. Apakah calon pimpinan KPK dipilih oleh karyawan, kan bukan. Yang menyeleksi mereka adalah panitia seleksi yang bekerja keras untuk menentukan calon yang sudah siap,” kata Ketua Umum Majalah Bidik Nenni Suzanna kepada HarianPelita.co, Jumat (30/8/2019).

Menurut Nenni, banyak fitnah yang ditujukab kepada Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri mengenail gravitasi waktu belau bertugas di Lombok.

“Harusnya mereka melihat dengan bijak prestasi beliau, jangan main fitnah hanya karena untuk menjatuhkanya. Ini pembunuhan karakter namanya,” tegas Nenni.

Irjen Firli Bahuri adalah salah satu capim KPK dari unsur Kepolisian yang lolos hingga tahap 20 besar. Saat ini, Firli menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan. (Sabri)

 

Baca juga :   Jelang Awal Tahun 2020, HIPPI Gelar Seminar Nasional Kultural ASEAN
 Tags: , , Reply

Tidak ada respon

Tinggalkan Balasan