Semua Wartawan Wajib Pahami PPRA dan SPPA

Diposkan oleh
Share yuk!

Jakarta, HarianPelita.co – Semua wartawan mulai jenjang muda, madya apalagi utama dari berbagai platform wajib memahami dan menaati Pedoman Pemberitaan Ramah Anak(PPRA) dan Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

Kenyataannya, sampai sekarang masih terjadi pemberitaan yang melanggar rambu-rambu PPRA dan SPPA padahal Kementerian PPPA dan Dewan Pers sudah terus melakukan sosialisasi tentang hal tersebut.

Topik itu menjadi diskusi hangat dalam pertemuan Focus Group Discussion (FGD ) Penyusunan Draft Petunjuk Teknis Produksi Jurnalistik Ramah Anak yang berlangsung 26-27 September 2019 di Hotel The Mirah Bogor.

Di hari pertama para peserta FGD begitu bersemangat berdiskusi bahkan waktu pembahasan yang semula dijadwalkan berakhir pukul 21.00 WIB menjadi berlangsung sehingga pukul 23.00 atas permintaan para peserta.

Sebelumnya para peserta tekun mengikuti materi dari Drs.Kamsul Hasan SH,MH yang juga adalah sebagai Komisi Uji Kompetensi Wartawan.

Peserta FGD minta beberapa pasal dalam KEJ ditegaskan untuk tidak berlaku lagi dengan adanya UU PPRA yang membuat wartawan dari berbagai platform harus tunduk patuh.

Sangatlah memprihatinkan bila ketidakfahaman wartawan disebabkan ketidaktahuan mereka terhadap UU PPRA dan lebih memprihatinkan lagi kalau wartawan bahkan tidak peduli.

Padahal ancaman hukuman terhadap pelanggaran UU PPRA adalah lima tahun dan denda 500 juta rupiah.

Diskusi membahas hal yang sepatutnya dikerjakan wartawan mulai dari penyampaian usulan berita, rapat redaksi sampai penyajian berita.

Peserta selain wartawan juga mahasiswa ,akademisi dan unsur dari Komisi Penyiaran Indonesia .(R/esa

Baca juga :   Hingga Kini Penataan Kabel Utilitas di Jaksel Belum Melaksanakan Ingub No 126/2018
 Tags: , , , Reply

Tidak ada respon

Tinggalkan Balasan