Wisuda Usakti, Ali Ghufron Tekankan Trikrama Sebagai Panduan Norma dan Etika

Diposkan oleh
Rektor Universitas Trisakti Prof. dr. Ali Ghufron Mukti M.Sc.,Ph.D. Suasana menurunkan kuncir topi wisudawan pada prosesi wisuda Doktor, Magister, Spesialis, Profesi,  Sarjana, Diploma Usakti Semester Genap TA 2018/2019 di Jakarta Convention Center (13/10).
Share yuk!

Universitas Trisakti (Usakti) menggelar wisuda Doktor, Magister, Spesialis, Profesi, Sarjana, Diploma, Semester Genap Tahun Akademik 2018/2019 bertempat di Jakarta Convention Center (13/10).  Sebanyak 2.325 lulusan dilantik langsung oleh Rektor Trisakti Prof.dr.Ali Ghufron Mukti M.Sc.,Ph.D.  terdiri dari: S3 = 56 orang, S2 = 405 orang, Profesi = 56 orang, Sl = 1.540 orang, D4 = 29 orang dan D3 = 227 orang, sehingga sampai saat ini dari sembilan fakultas dan 47 program studi seluruh alumni berjumlah 127.919 orang.

Turut menghadiri prosesi wisuda sekaligus nemberikan pembekalan kepada wisudawan, (Pjs) Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, Dr. M Samsuri S.Pd., MT.

Dalam sambutannya,  Ali Ghufron  mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir hasil dari proses belajar, tetapi justru proses awal untuk memasuki dunia nyata untuk menerapkan ilmu yang telah didapatkan untuk diaplikasikan ke dunia nyata.

“Dunia nyata seringkali memerlukan kearifan yang lebih luas dan didukung dengan etika profesi selain dengan nengetahuan dan ketrampilan yang saudara miliki. Oleh karena itu sumber daya manusia profesional harus memenuhi ketiga unsur yaitu head (knowledge), hand (skills), heart (ethics)” ucap Ali Ghufron.

Dengan memenuhi ketiga unsur itu maka diharapkan wisudawan akan menjadi manusia siap berkontribusi dalam pembangunan masyarakat Indonesia di era industri 4.0 dan digital economy menuju Indonesia Emas Tahun 2045. Revolusi lndustri 4.0 dan dan digital economy menghadirkan disruption technology yang ditandai dengan teknologi serba digital, internet of things. ortmcial intelligence, new materials, big data, robotics, augmented reality, cloud computing, gleaming, nano. tech, bio-tech dan sebagainya. Jelas Indonesia saat ini masih terus meningkatkan kualifikasi dan kompetensi agar menjadi sumber daya manusia yang inovatif.

Baca juga :   Universitas Yarsi Wisuda 348 Lulusan Terbaik

“Oleh karena itu setelah kembali ke masyarakat, saya menghimbau saudara untuk mengikuti trend perkembangan teknologi, preferensi masyarakat, regulasi dan pergeseran lingkungan kerja Saudara,” pesan Ali Ghufron.

Lebih lanjut Ali Ghufron menjelaskan, Usakti merupakan kampus perjuangan dan aset bangsa yang tidak ternilai. Sejarah telah mencatat bahwa spirit perjuangan telah menginspirasi mahasiswa untuk ikut berjuang dalam mewujudkan negara yang berkeadilan dan mensejahterakan. Oleh karenanya dari kampus ini lahirlah pahlawan-pahlawan reformasi yang namanya tetap harum dalam meneguhkan integritas negeri ini.

“Trikrama (Tiga Etika Utama) yang menjadi panduan norma dan etika yaitu takwa-tekun-terampil, asah-asih-asuh, satria-setia-sportif hendaknya terus menjadi panduan moral bagi seluruh sivitas akademika Usakti termasuk alumninya. Hal ini tentu tidak mudah, apalagi dalam lingkungan kerja yang penuh dengan kompetisi, ambisi dan tidakjarang konflik kepentingan,” papar Ali Ghufron.

Integritas, religiusitas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam membangun hubungan kerja dan penyeIesaian masalah.

Sebagai penutup sambutan, Ghufron  mengingatkan, bahwa Usakti tidak Iepas dari konsep Trisakti yang dicetuskan oleh Bung Karno. Pada tahun 1963 Bung Karno telah menggelorakan tiga semangat Trisakti yaitu: 1) berdaulat secara politik, 2) berdikari secara ekonomi, 3) berkepribadian secara sosial budaya. ldealita ini memberikan harapan dari seluruh bangsa dan amanah yang ditumpukan pada kampus ini.

“Mari kita bangun dan bela Universitas Trisakti yang kita cintai ini. Kita kuatkan terus orientasi bersama, untuk maju dan jaya bersama Trisakti. Kita mengemban amanah dari masyarakat dan putra-putri terbaik bangsa, yang telah mempercayakan masa depan mereka dan bangsa ini kepada kita, dan tentu kita yakin dengan perjuangan seluruh sivitas akademika, Universitas Trisakti akan mewujudkannya,” pungkas Ghufron.  (dwa)

Baca juga :   Rangkaian Dies Natalis ke-54 Universitas Trisakti Ditutup dengan Panggung Gembira
 Tags: , , Reply

Tidak ada respon

Tinggalkan Balasan