Stok Pupuk untuk Musim Tanam  Mendatang Aman

Stok pupuk urea bersubsidi di gudang lini III Subang dinyatakan aman.
Share yuk!

Subang, Harianpelita.co – Pupuk Kujang sebagai anak perusahaan BUMN PT Pupuk Indonesia (persero) memastikan stok pupuk untuk musim tanam mendatang aman. Ditambah cadangan di setiap gudang cukup melimpah terutama di wilayah Subang.

Direktur SDM dan Umum Pupuk Kujang, Indra Armansyah didampingi Kabag Hubungan Eksternal, Indra Gunawan saat melakukan peninjauan ke wilayah Subang, Rabu (18/12/2019) membenarkan persediaan cukup aman.

“Tidak hanya wilayah Pantura tetapi bagi petani Jabar dan Banten akan terpenuhi hingga dua bulan kedepan. Jadi, kami pastikan stok pupuk aman dan petani dapat tenang saat pengolahan lahan pada musim tanam nanti,” ujar Indra.

Ia menjelaskan, stok pupuk urea bersubsidi di gudang lini III yang ada di Kabupaten Subang pada pertengahan Desember ini sebanyak 8.810 ton atau 37,6 persen dari ketentuan 3 minggu sebesar 2.338 ton. Dengan jumlah itu, ujarnya, diyakini mampu mencukupi hingga 2 bulan kedepan.

Sedangkan penyaluran pupuk ureanya hingga minggu ke 2 Desember ini sebanyak 38.694 ton atau 81,5 persem dari kebutuhan sebanyak 47.491 ton. Untuk NPK Phonska bersubsidi stok pada awal Desember sebanyak 3.535 ton dan pupuk Organik sebanyak 698 ton. Termasuk penyalurannya mencapai 22.682 ton atau 94 persen dari alokasi 23.957 ton dan penyaluran organik mencapai 5.531 ton atau 78 persen dari alokasi 7.065 ton.

Untuk wilayah Jabar-Banten, Indra menyebutkan, total stok pupuk urea bersubsidi pada 15 Desember 2019 yang tersedia di gudang lini II (pabrik) dan lini III (distributor) mencapai 234.117 ton, atau 387 persen dari ketentuan stok tiga minggu kedepan.

Sedangkan stok Pupuk NPK phonska sebanyak 54.608 ton atau 549 persen dari ketentuan stok tiga minggu kedepan dan pupuk Petroganik sebanyak 12.347 ton atau 179 persen dari ketentuan stok tiga minggu kedepan.

Baca juga :   650 Pohon Berbagai Jenis Hijaukan DAS Citarum

“Insya Allah penyerapan akan tercapai pada puncak musim tanam di bulan Januari-Februari 2020 sehingga petani tidak perlu lagi khawatir. Termasuk seluruh penyaluran dan pengadaan pupuk bersubsidi akan berjalan lancar dan baik sampai ke tangan petani,” pungkasnya.

Penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah Jabar-Banten sudah ada ketentuan tersendiri dari Dinas Pertanian. Sampai dengan 15 Desember kemarin telah mencapai 475.447 ton. Sedangkan penyerapan pupuk NPK 124.411 ton atau 89 persen dan realisasi penyerapan pupuk Petroganik telah mencapai 88 persen atau 81.781 ton. (H. Ade Bom)

 Tags: , , Reply

Tidak ada respon

Tinggalkan Balasan