Gelar Wisuda ke-22, UAI Luluskan 311 Wisudawan Terbaik

Rektor UAI, Prof. Dr. Asep Saefuddin, M.Sc, (kiri) memberikan selamat kepada wisudawan pada gelaran Wisuda ke-22 UAI TA 2019-2020 di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Sabtu, (1/2).

Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) menggelar wisuda ke-22 tahun akademik 2019-2020 di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Sabtu, (1/2). Sebanyak 311 mahasiswa dari berbagai Program Studi Sarjana dan Program Studi Magister dilantik langsung oleh Rektor UAI, Prof. Dr. Asep Saefuddin, M.Sc, melalui sidang terbuka senat universitas.

UAI mendapat kehormatan khusus dengan hadirnya Board of Director PT. Telekomunikasi Indonesia International (Telin) Ir. Priyantono Rudito, M.Bus., Ph.D, menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Memenangkan Era Digital Distruption”. Wisuda kali ini juga dihadiri Pengurus Yayasan Pesantren Islam Al Azhar, Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T., Plt. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, dan 15 orang Guru Besar tamu dari beberapa Universitas ternama di Indonesia.

Dalam pidatonya, Rektor Asep menyampaikan pesan bahwa para lulusan harus terus belajar untuk mengisi pembangunan Indonesia ini lebih baik lagi. Para lulusan juga potensi terbaik untuk negara, maka negara akan memberikan “reward” terbaik. “Dikarenakan saat ini merupakan era milenial, selain memiliki kompetensi bidang keilmuan yang harus terus diasah, ada beberapa skill (keterampilan) yang harus dilatih, di antaranya: kreatif, memiliki kecerdasan emosional, dapat bekerjasama, pola pikir kritis, dan lainnya.” kata Asep.

“UAI saat ini sudah masuk sebagai Full Pledged University atau Universitas Sayap Lengkap, karena Program Studi STEM dan Ilmu Sosial-Humaniora sudah seimbang. Selain itu, UAI membuat blended learning, yakni proses pembelajaran campuran antara kuliah konvensional dan kuliah e-learning atau OFF and ON Line Learning.” imbuh Asep, yang sempat melantunkan satu lagu Ebiet G Ade di akhir prosesi Wisuda.

Asep menambahkan, di awal 2019, UAI telah mengedepankan Good University Governance (GUG) yang dijalankan melalui model Balanced Scorecard (BSC) dengan lima perspektif, yaitu: Academic Excellence, Student-Centered Program, Professional Management, Learning and Growth, dan Financial Stability.

Baca juga :   Unas Ajak Mahasiswa dan Sivitas Akademika Bahu Membahu Lewati Pandemik Covid-19

“Capaian lainnya adalah peringkat 69 Perguruan Tinggi Terbaik se-Indonesia dan 10 Terbaik di Jakarta berdasarkan penilaian Kemenristekdikti, Penghargaan dari Badan Narkotika Nasional atas peran serta UAI dalam aksi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Penghargaan Tax Center Teraktif 2019 dari Dirjen Pajak Wilayah Jakarta Selatan, dan Penghargaan dari Badan Pengawas Pemilu 2019 atas kontribusi UAI sebagai Mitra Strategis Bawaslu dalam Pelaksanaan Pengawasan Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019.” papar Asep.

Pada wisuda kali ini, wisuda terbaik dan berprestasi diraih oleh Muhammad Azzam Muhtadi, dari Fakultas Psikologi dan Pendidikan, Prodi Bimbingan Konseling Islam. Sebagai apresiasi UAI memberikan hadiah Umroh untuk terbaik pertama. Wisudawan terbaik kedua adalah Syifa Fauziah, dari Fakultas Hukum, Prodi Ilmu Hukum, dan terbaik ketiga adalah Indrawan Arifianto dari Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Elektro.

Hal ini ditentukan dengan memperhatikan aspek akademik terdiri dari Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), masa studi, dan aspek-aspek penunjang akademik dan non-akademik lain meliputi: keikutsertaan dalam jurnal ilmiah nasional dan internasional, keikutsertaan dalam kompetisi berbasis kompetensi keilmuan, keaktifan berorganisasi, etika dan inspiratif.

Sebelum pelaksanaan prosesi wisuda, para wisudawan sebelumnya mengikuti prosesi Khotmul Quran pada Jumat, 31 Januari 2020 yang dilaksanakan di Masjid Agung Al-Azhar, yaitu prosesi penyerahan Al Quran oleh Ketua Umum Pengurus Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar kepada para wisudawan yang dilanjutkan dengan khatam Al-Quran.

Wisudawan UAI juga memberikan donasi berupa pemberian alat shalat dan Al Qur’an untuk Pesantren Miftahul Hidayah di kawasan Kabupaten Garut, Jawa Barat. Ini dilakukan guna memperkuat lulusan UAI yang memiliki Iptek dan Imtaq yang kuat dan senantiasa menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup. (dwa)

Baca juga :   Dies Natalis ke-53, UP Kembangkan SDM yang Kompeten

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Tidak ada respon

Tinggalkan Balasan