Keren! Pembagian Daging Kurban di Tegal Menggunakan Scanning e-KTP

pengambilan-daging-kurban-memanfaatkan-sensor-yang-ada-di-e-ktpSeorang warga daftar menempelkan e-KTP ke alat scanner sebagai syarat pengambilan daging kurban.

Tegal, HarianPelita.co – Pembagian daging kurban di Desa Mejasem, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal ini lain daripada umumnya. Panitia di sini memanfaatkan sistem IT untuk mencegah keributan saat pembagian hewan kurban. Terlebih saat ini pembagian daging kurban harus menerapkan protokol kesehatan.

Pembagian berbasis IT ini berlangsung di Mushala Attabik Khoirul Ummah, Jalan Pala Barat 8A, Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Semuanya berjalan lancar dan tertib. Masyarakat secara bergiliran mengambil daging kurban dengan menggunakan e-KT yang sebelumnya sudah didaftarkan melalui mesin scanner.

Ketua panitia, Mukhromin mengatakan, inovasi ini sengaja diciptakan untuk menghindari kericuhan saat pembagian hewan kurban di wilayahnya. Menurutnya, inovasi yang diciptakan oleh ketua RT di lingkungannya sudah berjalan ketiga kalinya.

“Sudah tiga periode ini pembagian daging kurban dengan sistem IT. Yang pertama kita dengan merekam wajah, yang kedua dengan barcode dan kali ini dengan scanning e-KTP,” ujarnya. Hal itu juga untuk mengurangi interaksi di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Ia mengatakan, masyarakat di luar wilayah Mejasem diperbolehkan mendaftar untuk mendapat satu bungkus daging kurban dengan berat seperempat kilogram. “Masyarakat luar boleh datang dan daftar asalkan bawa e-KTP. Di sini ada tiga sapi dan delapan ekor kambing. Jadi cukup buat masyarakat luar. Biasanya sampai 750 orang,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua RT 03 RW 13, Yun Setyawan menjelaskan, mesin scanner akan menginput dengan sendiri data calon penerima kurban. “Yang pertama warga daftar dengan menempelkan e-KTP ke alat scanner sehingga data diri warga akan terinput. Selanjutnya pada saat pengambilan juga harus membawa e-KTP lagi. Jika sudah mengambil maka tidak bisa digunakan lagi,” jelasnya.

Baca juga :   Dana 28 Miliar Digelontorkan Guna Terangi Jalan di Kabupaten Tegal

Menurutnya, dengan adanya inovasi itu, pembagian daging kurban lebih tertib dari sebelumnya. Daging kurban terbagi secara adil dan merata. Semoga inovasi ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain. (rls)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Tidak ada respon

Tinggalkan Balasan