Hyundai Memperlihatkan IONIQ Electric dan KONA Electric ke Pejabat Pemerintahan Menyusul Rencana Peluncuran Lini Produk Tersebut di Tanah Air

Hyundai-Pejabat- PemerintahanDari kiri:Kanghyun Lee, Vice President of Hyundai Motor Asia-Pacific Headquarters; Sofjan Wanandi, Ketua Dewan Pertimbangan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia); Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi; YoungTack Lee, President of Hyundai Motor Asia-Pacific Headquarters; dan Lambock V. Nahattands, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Bidang Hukum

Jakarta, HarianPelita.co – Hyundai Motors Indonesia (HMID) membawa dan memperlihatkan lini produk battery electric vehicle (BEV) unggulannya, IONIQ Electric dan KONA Electric, di area perkantoran Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, kemarin (13/8). Kegiatan ini menyusul rencana HMID untuk secara resmi meluncurkan lini produk tersebut di Indonesia pada tahun 2020.

Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, turut  mengunjungi area tersebut dan melihat langsung kedua mobil yang diduga menjadi tonggak sejarah atas permulaan era mobilitas ramah lingkungan di Indonesia.

Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengatakan, “Kami mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak seperti Hyundai Motors Indonesia, yang menunjukkan bahwa para pemangku kepentingan tengah bekerja sama, termasuk pihak pemerintahan dan sektor swasta, dalam mengakselerasi program mobil listrik berbasis baterai. Saya ingin Hyundai menyebarkan pesan kepada para produsen lainnya dari mobil listrik dan baterai, bahwa Indonesia menyambut baik rencana investasi terkait program-program seperti ini. Saya percaya bahwa kita telah berada di jalur yang tepat untuk menyongsong era kemajuan industri di Tanah Air.”

YoungTack Lee, President of Hyundai Motor Asia-Pacific Headquarters menambahkan, “Hyundai adalah salah satu pelopor dan pemain terkemuka di industri otomotif yang menawarkan kendaraan listrik murni. Kami senang karena telah mendapat kesempatan untuk memperlihatkan kedua model battery electric vehicles kami, IONIQ Electric dan KONA Electric, kepada Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Hyundai selalu berkomitmen dalam menyediakan solusi mobilitas yang lebih pintar, dan Indonesia merupakan salah satu pasar penting bagi kami. IONIQ Electric dan KONA Electric merupakan bagian dari banyak lini produk yang telah Hyundai persiapkan untuk Indonesia, yang sejalan dengan visi pemerintahan atas mobilitas masa depan. Kami mengharapkan lebih banyak kolaborasi yang terjadi di industri ini demi melayani tujuan yang sama.”

IONIQ Electric dan KONA Electric memiliki keunggulannya masing-masing dalam menyediakan pengalaman mobilitas terbaik bagi pelanggan di Indonesia. Kedua model ini dijalankan sepenuhnya oleh tenaga baterai, menawarkan jarak tempuh bertenaga yang mengesankan, membuat mereka menjadi kendaraan yang ramah lingkungan, namun tetap memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan bagi para pelanggan.

IONIQ Electric hadir dalam model hatchback yang menawarkan wujud kombinasi dari inovasi, kecanggihan, performa, dan gaya –menjadikannya sebagai pilihan terbaik untuk kehidupan perkotaan. Mobil ini lebih dari sekedar penampilannya yang mewah dan modern, namun juga dilengkapi dengan berbagai fitur yang nyaman dan kekinian. KONA Electric mempersembahkan compact SUV dengan tampilan yang berani dan ruang interior nan luas. Mobil ini didesain agar menyesuaikan dengan kesibukan aktivitas kebanyakan orang, dan di saat bersamaan, memberikan kepuasaan tersendiri bagi jiwa-jiwa petualang.

Saat ini, sebagai wujud kontribusi jangka panjang dengan cara memperkuat sektor ekspor Indonesia, Hyundai tengah membangun pabrik manufakturnya di Tanah Air, dengan nilai investasi sebesar USD 1,55 miliar hingga 2030, yang mencakup biaya produk dan pembangunan. Fasilitas ini menjadi pusat manufaktur pertama dari Hyundai di kawasan ASEAN yang memasok produk Hyundai ke pasar-pasar utama di kawasan tersebut. HMID juga sedang menjajaki kesempatan untuk memproduksi mobil-mobil listriknya di pabrik tersebut dan diharapkan dapat memberikan kontribusi ekonomi yang bernilai lebih dari USD 20 miliar bagi perekonomian Indonesia selama lebih dari satu dekade.

Baca juga :   Transfer Teknologi Budidaya Ikan Air Tawar

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Tidak ada respon

Tinggalkan Balasan