Banjir Bandang Terjang Karang Tengah, Ratusan Warga Terisolir

Diposkan oleh
20211128_Garut-86d024adKondisi banjir badang yang membawa sampah organik di Karang Tengah.
Share yuk!

Garut, HarianPelita.co – Banjir bandang yang melanda dua wilayah di Garut Utara, tepatnya di Kecamatan Karang Tengah dan Sukawening Kabupaten Garut pada Sabtu sore (27/11/2021) menyebabkan longsoran dan pergerakan tanah akibat tingginya intensitas curah hujan di wilayah tersebut.

Camat Karantengah, Yanti Sugiharti membenarkan adanya kejadian banjir bandang di wilayah Karang Tengah, tepatnya di Desa Cinta dan Desa Cintamanik. “Di beberapa titik di Desa Cinta dan Desa Cintamanik terjadi longsoran tanah dan pergerakan tanah. Satu rumah terkena longsor,” katanya kepada awak media.

Camat Yanti menyebutkan, pihaknya saat ini masih menunggu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut yang diharapkan membawa alat berat untuk antisipasi bongkahan tanah.

Pasca banjir bandang tersebut, ratusan kubik bongkahan kayu dan bahan material lainnya menumpuk di lokasi kejadian. Sehingga memerlukan penanganan cepat untuk diturunkan alat berat dari pihak BPBD. “Saat ini di lokasi curah hujan masih tinggi,” ujarnya.

Camat Yanti mengatakan, curah hujan tinggi, longsor dan banjir bandang menerjang sejumlah titik di kawasan Desa Cinta dan Desa Cintamanik Kecamatan Karang Tengah. Belum ada laporan mengenai korban dalam peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB itu. Namun dilaporkan bencana tersebut mengakibatkan sedikitnya satu bangunan rumah dan warung hancur, satu unit kendaraan roda empat serta satu unit kendaraan roda dua hanyut tersapu banjir.

Selain itu, puluhan hektar areal sawah dan kolam ikan milik warga juga rusak diterjang derasnya air berlumpur sarat bongkahan rumpun bambu dan batang pohon kayu.

Sejumlah ruas jalan penghubung antarkampung juga terputus akibat banjir luapan arus sungai bercampur lumpur. Seperti ruas jalan antara Kampung Cileles Cintamanik dengan Cinta. Akibatnya, ratusan warga di dua wilayah saat ini terisolir dumana jembatan yang menghubungkan dua kampung terputus untuk sementara tidak bisa dilalui kendaraan.

Baca juga :   Akibat Pembangunan Perumahan, Warga RT01 dan RT06 Jurangmangu Timur Kebanjiran

“Kami masih menunggu bantuan pihak BPBD menyrunkan alat berat termasuk bantuan pasokan bahan makana bagi warga yang tetdampak banjir bandang kemaren,” tandas Camat saat dihubungi HarianPelita.co, Minggu (28/11/2021).

Terpisah, banjir bandang di wilayah Kecamatan Sukawening dari keterangan yang dihimpun paling parah melanda Kampung Ciloa, Desa Sukamukti. Luapan air sungai bercampur lumpur telah menerjang permukiman warga mengalami kerusakan parah bahkan beberapa rumah warga terbawa arus derasnya air lumpur termasuk lahan persawahan milik warga.

Tak hanya di Kampung Ciloa, banjir bandang juga melanda sejumlah kampung lainnya di antaranya Mulabaruk, Munjul, Bangkonol, dan Cipeucang.

Peristiwa banjir bandang di wilayah Karang Tengah dan Sukawening, kemarin diabadikan melalui video beredar luas di media sosial. Dalam video terlihat dahsyatnya terjangan air yang melanda pemukiman warga hingga ada rumah yang ambruk dan terseret arus. (Jang).

 Tags: , Reply

Tidak ada respon

Tinggalkan Balasan